Kompas.com - 03/06/2019, 17:00 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana untuk mengumumkan kampanye maju dalam pemilihan presiden AS 2020 pada 18 Juni mendatang di Florida.

Melalui akun Twitter-nya, Trump menuliskan bakal membuat pengumuman maju dalam pilpres AS 2020 bersama istri, serta Wakil Presiden Mike Pence dan istri.

"Saya akan mengumumkan maju dalam pemilihan presiden untuk masa jabatan kedua saya dengan Ibu Negara Melania, Wakil Presiden Mike Pence dan istrinya Karen Pence, pada 18 Juni di Orlando, Florida, di Amway Center yang berkapasitas 20.000 kursi."

"Bergabunglah bersama kami untuk kampanye bersejarah ini!" tulis Trump di Twitter pada akhir pekan kemarin.

Pada 2015 silam, saat hendak maju dalam pemilihan presiden, Trump juga mengumumkannya sekitar bulan Juni, tepatnya pada 16 Juni 2015 dengan bertempat di Trump Tower, New York City.

Baca juga: Trump Dukung Boris Johnson Jadi PM Inggris Berikutnya

Meski Trump mengatakan baru akan mengumumkan secara resmi keikutsertaannya dalam Pilpres AS 2020, namun kegiatan kampanyenya telah berjalan selama berbulan-bulan, dengan kantor kampanyenya berada di Washington dan juga New York.

Sementara saat ini telah ada 23 kandidat dari partai Demokrat yang akan bersaing untuk menjadi lawan Trump dalam pemilihan presiden AS mendatang, dengan banyak di antaranya mendorong kebijakan sosialis.

Namun Trump secara khusus tampak lebih membidik mantan wakil presiden Joe Biden sebagai pesaing terkuatnya untuk maju dalam pilpres AS 2020.

Trump optimistis dirinya akan dapat mengalahkan Biden dengan mudah. Dia bahkan kerap kali menyindir atau bahkan mengolok-olok Biden, termasuk saat menyebut wakil presiden era pemerintahan Barack Obama itu sebagai "Joe Si Pengantuk".

Trump juga menyebut Biden tidak memiliki "energi" yang cukup untuk memegang jabatan sebagai presiden, pernyataan yang dengan jelas merujuk pada usia sang kandidat.

"Saya pikir kita akan mengalahkannya dengan mudah," kata Trump yang akan berusia 73 tahun akhir bulan ini.

"Saya merasa seperti anak muda. Saya seperti pria muda yang bersemangat," ujarnya beberapa waktu lalu yang mengarah pada umur Biden yang kini 76 tahun.

Baca juga: Trump: Kim Jong Un Sangat Pintar dan Tahu Nuklir Buruk bagi Korut

"Saya tidak akan pernah mengatakan seseorang terlalu tua. Saya tahu mereka semua membuat saya terlihat sangat muda, baik dari segi usia maupun tenaga," lanjut Trump.

Tetapi Biden bukanlah kandidat calon presiden tertua dari Demokrat. Selain dia masih ada Senator Bernie Sanders yang berusia 77 tahun.

Jika Trump kembali terpilih dalam pilpres AS mendatang, dia akan berusia 74 tahun saat hari pelantikan, 20 Januari 2021. Sedangkan jika Biden yang memenangi pemilihan dia akan berusia 78 tahun, sedangkan Sander 79 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Fox News


Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.