Kapal Pesiar Hilang Kendali dan Tabrak Dermaga di Venesia, Turis Berlarian

Kompas.com - 02/06/2019, 22:18 WIB
Kondisi kapal wisata River Countess yang mengalami kerusakan setelah ditabrak oleh kapal pesiar besar MSC Opera yang gagal berhenti saat merapat ke dermaga di Venesia, Minggu (2/6/2019). AFP / ANDREA PATTAROKondisi kapal wisata River Countess yang mengalami kerusakan setelah ditabrak oleh kapal pesiar besar MSC Opera yang gagal berhenti saat merapat ke dermaga di Venesia, Minggu (2/6/2019).

SAN BASILIO ZATTERE, KOMPAS.com - Sebuah kapal pesiar besar kehilangan kendali saat hendak merapat di Venesia, Minggu (2/6/2019), hingga akhirnya menabrak dermaga dan menyebabkan para turis berlarian menyelamatkan diri.

Rekaman video dari berbagai sudut yang beredar di internet memperlihatkan detik-detik saat kapal pesiar MSC Opera mendekati sisi dermaga, membunyikan sirene, kemudian mendorong sebuah perahu wisata, sebelum akhirnya berhenti.

Empat orang dilaporkan mengalami cedera ringan dalam insiden yang terjadi di San Basilio-Zattere di kanal Giudecca, Venesia, tersebut, menurut otoritas pelabuhan, dikutip AFP.

Keempat korban luka, yang telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan, adalah penumpang di atas kapal wisara River Countess, yang ditabrak dan didorong oleh kapal pesiar di dermaga.

Baca juga: Kapal Pesiar Dikarantina Setelah Kru Terkena Campak

"Kapal MSC Opera mengalami kerusakan mesin, yang segera dilaporkan oleh kapten kapal," ujar Davide Calderan, kepala perusahaan kapal penarik, yang terlibat dalam membawa kapal pesiar itu ke dermaga.

"Mesinnya macet, tetapi tetap dengan daya dorong karena kecepatannya meningkat," tambahnya.

Dua buah kapal derek yang menuntun kapal pesiar itu ke dermaga Giudecca telah berupaya memperlambat laju kapal, tetapi salah satu rantai yang menghubungkan kapal derek dengan kapal raksasa itu terputus karena tidak kuat menahan tekanan.

Dilaporkan bahwa kerusakan kapal MSC Opera yang mampu mengangkut lebih dari 2.500 penumpang itu bukan kali pertama dan pernah terjadi pada 2011 saat dalam pelayaran Baltik.

Insiden pada Minggu (2/6/2019) itu juga kembali memicu perdebatan di Venesia tentang kerusakan yang dialami kota dan ekosistemnya yang rapuh akibat kapal-kapal pesiar yang berlayar terlalu dekat dengan pesisir.

Kritik mengatakan gelombang yang diciptakan kapal-kapal pesiar besar telah mengikis fondasi kota laguna tersebut.

"Apa yang terjadi di pelabuhan Venesia adalah konfirmasi atas apa yang telah kami katakan selama beberapa waktu," tulis Menteri Lingkungan Hidup Italia, Sergio Costa di Twitter.

Baca juga: Pemerkosaan di Kapal Pesiar, Pelaku Masih Bebas karena Alasan Teknis

"Kapal-kapal pesiar seharusnya dilarang untuk berlayar menyusuri Giudecca. Kami telah berupaya memindahkannya sejak beberapa bulan lalu dan sekarang telah semakin mendekati solusi," tambahnya.

Otoritas pelabuhan Venesia mengatakan, pihaknya sedang bekerja untuk menyelidiki insiden di dermaga itu dan berupaya segera membebaskan kanal yang terblokir di kota Italia utara.

"Selain melindungi kota warisan Unesco, kita harus menjaga lingkungan, dan keselamatan warga dan wisatawan," kata Menteri Kebudayaan Alberto Bonisoli.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X