Lamarannya Ditolak, Pria di India Culik dan Sandera Ayah Mantan Pacarnya

Kompas.com - 02/06/2019, 16:41 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.

NEW DELHI, KOMPAS.com - Seorang pria di India nekat menculik ayah mantan pacarnya, setelah ajakannya untuk menikah ditolak. Tindakan itu dilakukannya agar mantan pacarnya mau menikah dengannya.

Pemuda berusia 24 tahun bernama Sanjeev itu, yang bekerja sebagai kurir di perusahaan belanja online, berkenalan dengan seorang wanita asal Dwarka dari temannya.

Dilaporkan Times of India, keduanya kemudian berkencan hingga satu tahun.

Walaupun awalnya hubungannya asmara keduanya ditentang oleh keluarga pihak perempuan, Sanjeev pada akhirnya dapat meyakinkan kedua orangtua perempuan yang dicintainya itu untuk bertunangan dengannya.

Namun setelah kedua bertunangan, gadis itu mendapati bahwa Sanjeev ternyata juga menjalin hubungan dengan wanita lain, yang bahkan juga telah diajak menikah.

Baca juga: Dituduh Menculik, Dua Pria Meksiko Tewas Dibakar Hidup-hidup

Akibatnya, gadis itu memutuskan membatalkan pertunangan dan rencana pernikahannya dengan Sanjeev.

Tidak terima dengan keputusan kekasihnya, Sanjeev mulai berusaha membujuk agar mantan kekasihnya itu mempertimbangkan kembali hubungan mereka.

Dan saat upaya Sanjeev tidak membuahkan hasil, pemuda itu mulai bertindak nekat dengan mengancam keluarga mantan kekasihnya.

Khawatir dengan tindakan yang mungkin dilakukan Sanjeev, keluarga gadis itu memutuskan untuk pindah ke kediaman mereka di Bhopal. Tapi sang ayah yang harus bekerja sebagai kasir di Palam, tetap tinggal.

Dengan mantan kekasihnya tidak lagi berada di kota, Sanjeev memutuskan untuk menculik ayah gadis itu dengan bantuan tiga temannya.

Menggunakan mobil pinjaman, keempat pria itu pergi ke Palam, di mana ayah gadis itu bekerja di sebuah toko.

Pada Minggu (26/5/2019), mereka melancarkan aksi mereka menculik pria itu dari tempat kerjanya dan membawanya ke Mathura.

Dalam perjalanan, Sanjeev memaksa ayah mantan kekasihnya itu untuk menghubungi putrinya dan mengatakan bahwa dia harus menikahi Sanjeev, karena "pemuda itu adalah anak yang baik".

Di kesempatan lain, giliran Sanjeev yang menghubungi gadis mantan kekasihnya itu. Kali ini pemuda itu mengatakan, jika ingin melihat ayahnya dalam keadaan hidup, maka dia harus mau menikah dengannya.

Baca juga: Menculik dan Memeras Warga, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap

Aksi penculikan yang dilakukan Sanjeev terbongkar berkat sang majikan yang melapor ke polisi.

"Pemuda itu ditangkap pada Senin (27/5/2019) malam di Mathura dengan bantuan pengawasan teknis dari tim yang dipimpin Rajinder Singh dan Inspektur Sanjay Kumar yang menyelamatkan korban," kata wakil komisaris polisi, Anto Alphonse, dikutip India Today.

"Putri korban mengatakan kepada tim penyelidik bahwa dia mengenal Sanjeec dan curiga bahwa pemuda itu bisa menculik ayahnya."

"Polisi kemudian melacak keberadaan pemuda itu melalui nomor ponselnya saat dia menghubungi mantan kekasihnya dari Baraut, Meerut, hingga akhirnya sampai di Mathura," kata polisi.

Selama proses interogasi, pemuda Sanjeev mengaku bahwa dia nekat melakukan penculikan karena ingin menikah dengan mantan kekasihnya itu.

"Polisi masih memburu ketiga teman pelaku yang membantu melakukan tindak kejahatan," tambah polisi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X