Lamarannya Ditolak, Pria di India Culik dan Sandera Ayah Mantan Pacarnya

Kompas.com - 02/06/2019, 16:41 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.

Menggunakan mobil pinjaman, keempat pria itu pergi ke Palam, di mana ayah gadis itu bekerja di sebuah toko.

Pada Minggu (26/5/2019), mereka melancarkan aksi mereka menculik pria itu dari tempat kerjanya dan membawanya ke Mathura.

Dalam perjalanan, Sanjeev memaksa ayah mantan kekasihnya itu untuk menghubungi putrinya dan mengatakan bahwa dia harus menikahi Sanjeev, karena " pemuda itu adalah anak yang baik".

Di kesempatan lain, giliran Sanjeev yang menghubungi gadis mantan kekasihnya itu. Kali ini pemuda itu mengatakan, jika ingin melihat ayahnya dalam keadaan hidup, maka dia harus mau menikah dengannya.

Baca juga: Menculik dan Memeras Warga, Tiga Polisi Gadungan Ditangkap

Aksi penculikan yang dilakukan Sanjeev terbongkar berkat sang majikan yang melapor ke polisi.

" Pemuda itu ditangkap pada Senin (27/5/2019) malam di Mathura dengan bantuan pengawasan teknis dari tim yang dipimpin Rajinder Singh dan Inspektur Sanjay Kumar yang menyelamatkan korban," kata wakil komisaris polisi, Anto Alphonse, dikutip India Today.

"Putri korban mengatakan kepada tim penyelidik bahwa dia mengenal Sanjeec dan curiga bahwa pemuda itu bisa menculik ayahnya."

"Polisi kemudian melacak keberadaan pemuda itu melalui nomor ponselnya saat dia menghubungi mantan kekasihnya dari Baraut, Meerut, hingga akhirnya sampai di Mathura," kata polisi.

Selama proses interogasi, pemuda Sanjeev mengaku bahwa dia nekat melakukan penculikan karena ingin menikah dengan mantan kekasihnya itu.

"Polisi masih memburu ketiga teman pelaku yang membantu melakukan tindak kejahatan," tambah polisi.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X