Trump Dukung Boris Johnson Jadi PM Inggris Berikutnya

Kompas.com - 01/06/2019, 20:10 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson. (REUTERS/Darren Staples) Toby MelvilleMantan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson. (REUTERS/Darren Staples)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump mendukung Boris Johnson untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya.

Dia juga mendesak semua kandidat pengganti Theresa May berjanji untuk meningkatkan belanja di bidang pertahanan.

"Saya pikir Boris akan melakukan pekerjaan yang sangat baik. Saya pikir dia akan sangat baik," ucap Trump kepada surat kabar The Sun, seperti dikutip Reuters, Sabtu (1/6/2019).

Baca juga: Dituduh Bohong soal Brexit, Boris Johnson Akan Hadapi Persidangan

Seperti diketahui, mantan Menteri Luar Negeri Inggris sekaligus juru kampanye Brexit terkemuka, Johnson, kini diunggulkan untuk menggantikan Theresa May sebagai kepala Partai Konservatif.

Pada kunjungan terakhirnya ke Inggris, Juli 2018, Trump juga sempat memberikan pujian kepada Johnson. Dia berpendapat, pria itu memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menjadi perdana menteri.

Pernyataannya tersebut disampaikan tak lama setelah Johnson mengundurkan diri dari kabinet May.

Kepada The Sun, Trump mengungkapkan ada anggota parlemen Konservatif lainnya telah meminta dukungannya. Dia juga memuji janji Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan Inggris.

"Ya. Saya menyukainya," ujar ketika ditanya tentang Hunt.

"Inggris harus bisa mempertahankan diri. Negara itu adalah tempat yang hebat dan sangat istimewa," katanya.

Pria berusia 72 tahun ini menggarisbawahi soal belanja bidang pertahanan Inggris yang lebih tinggi dapat meningkatkan ekspor peralatan militer AS.

Seperti diketahui, setelah gagal tiga kali tahun ini untuk membuat parlemen mendukung rencananya meninggalkan Uni Eropa, May pada pekan lalu mengumumkan rencananya lengser.

Dia akan resmi mundur sebagai pemimpin Partai Konservatif pada 7 Juni 2019 untuk membuka jalan bagi terselenggaranya kontes untuk menggantikan posisinya.

Sementara itu, Trump diperkirakan tiba di Inggris pada Senin (3/6/2019) untuk kunjungan kenegaraan selama tiga hari atas undangan Ratu Elizabeth.

Baca juga: Trump Hapus Kebijakan Istimewa Terkait Perdagangan dengan India

Trump akan bertemu May di kediamannya Downing Street di London pusat pada Selasa (4/6/2019).

Trump juga akan menghabiskan waktu bersama Ratu Elizabeth II dan penerus tahkta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles.

Meski demikian, suami Melania itu tidak dijadwalkan untuk bertemu para bangsawan muda Inggris, termasuk cucu ratu dari Pangeran Harry dan istri yang berasal dari AS, Meghan Markle.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Ibu di India Ini Jual Rambut Rp 28.000 demi Beri Makan 3 Anaknya

Internasional
Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Berhubungan Seks Saat Jam Kerja, Polisi di New York Ini Dipindahtugaskan

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Korban Meninggal Virus Corona di China Bertambah Jadi 9 Orang, Disebut Bisa Bermutasi

Internasional
Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Debat Lebih dari 12 Jam, Senat AS Setujui Aturan Sidang Pemakzulan Trump

Internasional
Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Pengakuan Pengantin Pesanan di China: 2 Kali Menikah, Sering Dipukuli

Internasional
Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Putra Mahkota MBS Dituding Retas Ponsel Jeff Bezos, Arab Saudi Beri Jawaban

Internasional
Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Permalukan Orang Pakai Piyama di Jalan, Kota di China Meminta Maaf

Internasional
Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia pada 2018

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X