Para Pemimpin Singapura Kenang Kebersamaan dengan Ani Yudhoyono

Kompas.com - 01/06/2019, 17:42 WIB
Presiden Singapura dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Foto ini diambil pada 14 September 2017. (REUTERS/Wallace Woon) POOLPresiden Singapura dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Foto ini diambil pada 14 September 2017. (REUTERS/Wallace Woon)

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden Singapura Halimah Yacob menyampaikan belasungkawa kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atas wafatnya sang istri, Ani Yudhoyono.

Dalam sebuah surat, dia menulis tentang Ibu Ani yang sangat dicintai semua orang karena belas kasihnya.

Dia menyebut, ketika SBY menjabat sebagai presiden Indonesia pada 2004-2014, banyak yang mengingat mendiang Ani sebagai kekuatan yang mendukung suaminya.

Baca juga: WNI Antre Melayat Ani Yudhoyono di KBRI Singapura

"Martabat dan ketangguhannya dalam situasi sangat sulit nampak jelas ketika kami bertemu pada Maret 2019," katanya dalam surat tersebut, seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (1/6/2019).

"Kepergiannya adalah kehilangan bagi orang-orang yang dicintainya dan rakyat Indonesia. Pikiran dan doa kami bersama Anda dan keluarga dalam masa sulit ini," lanjutnya.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsieng Loong juga menulis dalam surat bahwa Ani Yudhoyono merupakan teman baik baginya dan istrinya, Ho Ching.

"Dia adalah pilar kekuatan dan dukungan untuk Anda dan keluarga," tulisnya dalam surat yang ditujukan kepada SBY.

"Komitmennya yang dalam terhadap pelayanan dan membantu sesama warga negara telah menyentuh rakyat Indonesia dari semua latar belakang dan membuat perbedaan besar dalam kehidupan mereka," imbuhnya.

Sebelumnya, Lee dan Wakil PM Singapura Teo Chee Hean pernah menjenguk Ani di National University Hospital pada 15 Februari lalu.

Sementara itu, Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura Teo Chee Hean mengatakan, dia dan istrinya, Poh Yim, akan selalu mengenang waktu yang dihabiskan bersama dengan Ani.

Baca juga: Pemerintah Singapura Berduka atas Wafatnya Ani Yudhoyono

Dia mengingat kembali kunjungan kenegaraan SBY dan Ani ke Singapura pada 2005.

Pada saat itu, Poh Yim menemani Ani untuk menamai bunga anggrek, Dendrobium Susilo Bambang Yudhoyono "Ani", di National Orchid Garden.

Kristiani Herrawati atau kerap dikenal sebagai Ani Yudhoyono wafat pada Sabtu (1/6/2019) di National University Hospital.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X