Kompas.com - 01/06/2019, 17:10 WIB

Mereka juga bertemu politisi senior Afghanistan dan perwakilan masyarakat sipil. Yang terbaru, mereka bertemu di Moskwa pada pekan ini sebagai bagian dalam dialog intra-Afghanistan untuk membahas masa depan negara itu.

Meski demikian, tidak ada tanda-tanda kesepakatan untuk gencatan senjata dan negosiasi formal dengan pemerintahan Presiden Ashraf Ghani.

Baca juga: Berperilaku Baik Selama Dibui, Pria Berjuluk Taliban Amerika Bebas Lebih Awal

Mullah menuding Ghani berupaya menyabot dialog dengan Emirat Islam Afganistan dan tokoh-tokoh politik Afghanistan.

"Emirat Islam Afganistan tidak akan mengindahkan upaya sia-sia dan penghalang diplomatik yang dibuat untuk dialog intra-Afghanistan," katanya.

"Emirat Islam Afganistan berupaya mendirikan pemerintahan yang berdaulat, Islami, dan inklusif, yang dapat diterima oleh semua warga Afghanistan di tanah tumpah darah tercinta kami," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Sumber Reuters


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.