Raja Salman Sebut Serangan di Kawasan Teluk Ancam Pasokan Minyak Dunia

Kompas.com - 01/06/2019, 14:34 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat menghadiri pertemuan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Mekkah, Kamis (30/5/2019). REUTERS / BANDAR ALGALOUD / HANDOUTRaja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat menghadiri pertemuan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) di Mekkah, Kamis (30/5/2019).

MEKAH, KOMPAS.com - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud memperingatkan, serangan teroris di kawasan Teluk dapat menganggu pasokan minyak dunia.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam ( OKI) di kota suci Mekah, Sabtu (1/6/2019).

"Tindakan teroris tidak hanya menargetkan kerajaan dan wilayah teluk, tapi juga keselamatan navigasi dan pasokan minyak dunia," katanya, seperti diwartakan kantor berita AFP.

Baca juga: Pemimpin Hezbollah: Perang Lawan Iran Akan Telan Wilayah Timur Tengah


Raja Salman meminta para pemimpin negara Teluk dan Arab untuk menghadapi tindakan kriminal Iran, setelah serangan sabotase yang merusak empat kapal.

Dua kapal yang dirusak termasuk kapal tanker minyak Saudi di Laut Oman.

Selain itu, ada juga serangan pesawat tanpa awak atau drone dari Yaman, yang menyebabkan penutupan saluran minyak utama Saudi.

"Kami akan dengan tegas menghadapi ancaman agresif dan kegiatan subversif," kicau Raja Salman di Twitter, sebelum dimulainya KTT OKI.

Pertemuan OKI adalah KTT ketiga dan terakhir yang diselenggarakan oleh Arab Saudi pada pekan ini.

Pertemuan itu bertujuan untuk menggalang dukungan di antara negara-negara Arab dan Islam terhadap rival berat mereka, Iran.

Sementara, Iran yang telah membantah keras keterlibatannya dalam serangan tersebut, menyatakan kekecewaannya atas tuduhan Saudi.

Baca juga: Kehidupan Mewah Pangeran Arab Gadungan Berakhir Gara-gara Daging Babi

Dalam pertemuan OKI, Raja Salman juga menyinggung soal Palestina. Dia mengatakan Palestina menjadi masalah inti bagi OKI dan Saudi.

"Kerajaan menolak tindakan apa pun yang menyentuh posisi historis dan hukum Yerusalem Timur," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

11 Warga Ukraina Korban Tewas Pesawat Boeing 737 yang Ditembak Iran Dikembalikan

Internasional
75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

75 Tahanan Kabur Massal dari Penjara Paraguay

Internasional
Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Gara-gara Kumis, Dubes AS Ini Bikin Rakyat Korea Selatan Marah

Internasional
Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Pangeran Harry Bela Istrinya Meghan Markle: Dia Masih Wanita yang Aku Cintai

Internasional
Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry 'Merendahkan Kerajaan Inggris'

Ayah Meghan Markle Tuding Anaknya dan Pangeran Harry "Merendahkan Kerajaan Inggris"

Internasional
Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Mundur sebagai Anggota Kerajaan Inggris, Pangeran Harry: Tak Ada Pilihan Lain

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

[POPULER INTERNASIONAL] Ibu Hamil Disiksa karena Dianggap Berdosa | Ibu Biarkan Putrinya Mati Kelaparan

Internasional
PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

PSK Usia 69 Tahun Ini Ditemukan Tewas, Polisi Lakukan Penyelidikan

Internasional
Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Manusia Terkecil di Dunia Ini Meninggal di Usia 27 Tahun

Internasional
Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Iran Tembak Jatuh Pesawat Ukraina karena Ditakuti Jet Tempur F-35 AS

Internasional
2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

2 Orang di China Meninggal akibat Virus Misterius Mirip SARS

Internasional
Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Dianggap Berdosa, Ibu Hamil dan 5 Anaknya Disiksa hingga Tewas

Internasional
Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X