Latihan Perang, Militer Taiwan Simulasikan Pendaratan Pasukan Amfibi China

Kompas.com - 31/05/2019, 22:42 WIB
Tentara Taiwan mengikuti latihan militer di Hualien, pada 22 Mei 2019. REUTERS / TYRONE SIUTentara Taiwan mengikuti latihan militer di Hualien, pada 22 Mei 2019.

TAIPEI, KOMPAS.com - Militer Taiwan mengadakan latihan perang berskala besar di wilayah selatan pulau, Kamis (30/5/2019). Latihan yang digelar kali ini untuk mensimulasikan upaya pendaratan pasukan amfibi China.

Latihan yang digelar di Semenanjung Hengchun, kawasan Pingtung, tersebut sebagai bagian dari latihan militer tahunan "Han Kuang" atau "Kejayaan Han" yang mensimulasikan invasi oleh pasukan China.

Berbicara kepada media, setelah mengawasi latihan yang melibatkan tiga angkatan bersenjata, Menteri Pertahanan Taiwan, Yen De-fa mengutip perintah ahli strategi Romawi, Flavius Vegetius Renatus.

"Jika Anda menginginkan perdamaian, maka bersiaplah untuk perang," kata Yen.

Baca juga: Simulasikan Invasi China, Jet Tempur Taiwan Latihan Mendarat di Jalan Raya

"Cara terbaik untuk memastikan perdamaian adalah dengan membangun militer yang dapat berperang."

"Hanya ketika kita kuat dan bertekad, kita akan dapat menghentikan musuh kita dari mengambil tindakan yang sembrono," tambahnya.

Yen mengatakan, latihan pendaratan yang dilakukan tersebut menunjukkan bahwa militer Taiwan adalah profesional yang mampu untuk berperang dan tidak takut untuk berperang jika diharuskan.

Menurut Yen, China terus memperluas angkatan bersenjatanya dengan tidak meninggalkan agresi bersenjata terhadap Taiwan.

Beijing juga disebut terus berupaya merusak stabilitas dan keamanan regional di Selat Taiwan, melalui latihan-latihan jarak jauh yang cukup sering, termasuk dengan mengirimkan jet tempur mereka ke garis tengah di atas selat.

Sebelumnya, pada Selasa (28/5/2019), dilakukan latihan pendaratan jet tempur Angkatan Udara Taiwan di jalan raya. Juga untuk pengisian bahan bakar dan persenjataan.

Tiga jet tempur, termasuk F-16 dan Mirage, serta sebuah pesawat peringatan dini, E2-K buatan AS, juga melakukan proses pengisian bahan bakar dan pemuatan rudal dan amunisi sebelum kembali diterbangkan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Kyodo News
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X