Kanselir Jerman Ajak Lulusan Harvard "Runtuhkan Tembok-tembok"

Kompas.com - 31/05/2019, 19:15 WIB
Kanselir Jerman Angela Merkel melambaikan tangan setelah menyampaikan pidato pembukaan selama acara pembukaan di Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, AS, Kamis (30/5/2019). (REUTERS/BRIAN SNYDER) Kanselir Jerman Angela Merkel melambaikan tangan setelah menyampaikan pidato pembukaan selama acara pembukaan di Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, AS, Kamis (30/5/2019). (REUTERS/BRIAN SNYDER)

CAMBRIDGE, KOMPAS.com — Kanselir Jerman Angela Merkel berpidato di hadapan para mahasiswa universitas terkemuka untuk mendorong mereka membentuk masa depan.

Ada bagian pidatonya yang terkesan menyindir Presiden AS Donald Trump tanpa menyebut namanya.

Kanselir Jerman Angela Merkel menyampaikan pidato pembukaan kepada lulusan Harvard pada Kamis (30/5/2019) setelah disambut dengan tepuk tangan meriah.

Baca juga: Saat Putin, Erdogan, Macron, dan Merkel Bersua Bahas Nasib Suriah

Di sana, dia diperkenalkan sebagai salah satu pemimpin paling dihormati dan berpengaruh di era pascaperang.

Merkel mengawali pidatonya dalam bahasa Inggris, tetapi dengan cepat beralih ke bahasa Jerman. Dia berbicara tentang masa kecilnya di Jerman Timur, di bawah bayang-bayang Tembok Berlin.

Pemikirannya tentang tembok bolak-balik dia angkat kembali sepanjang pidatonya. Berbicara mengenai tembok dan pikiran sempit, Merkel memiliki pesan khusus bagi mahasiswa.

"Runtuhkan tembok ketidaktahuan dan pikiran sempit karena tidak ada yang harus tetap seperti ini," ujarnya.

Kanselir juga mengangkat tema lain seperti peluang dan ancaman yang ditimbulkan oleh teknologi baru, serta tantangan memerangi perubahan iklim.

Dia memperingatkan para mahasiswa, tidak ada yang dapat diterima begitu saja.

"Apa pun yang tampak seperti batu dan tidak dapat diubah dapat diubah. Setiap perubahan dimulai dalam pikiran," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X