Duterte Beri Lampu Hijau, Perhiasan Jutaan Dollar Imelda Marcos Siap Dijual

Kompas.com - 31/05/2019, 15:47 WIB
Mantan Ibu Negara Filipina Imelda Marcos ketika berada di Manila pada 10 Oktober 2015. (REUTERS/Erik De Castro)
Erik de CastroMantan Ibu Negara Filipina Imelda Marcos ketika berada di Manila pada 10 Oktober 2015. (REUTERS/Erik De Castro)

MANILA, KOMPAS.com - Mantan Ibu Negara Filipina Imelda Marcos memang terkenal karena kegemarannya mengoleksi perhiasan dan sepatu.

Mantan ratu kecantikan itu bahkan mengumpulkan lebih dari 2.000 pasang sepatu.

Terkait koleksinya, kini pemerintah Filipina telah memberi lampu hijau untuk menjual perhiasan Imelda.

Baca juga: Filipina Kembalikan 69 Kontainer Berisi Sampah ke Kanada

Juru bicara presiden Filipina pada Kamis (30/5/2019) mengatakan, penjualan perhiasan tersebut diyakini akan menguntungkan bagi publik.

Badan pemulihan aset pemerintah mendesak persetujuan Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk menjulan salah satu dari tiga set perhiasan yang disita pada tiga dekade lalu.

Barang mewah itu disita setelah jatuhnya pemerintahan suami Imelda, mendiang diktator Ferdinand Marcos.

"Saya bertanya (kepada Duterte), apakah Anda memberi sinyal untuk menjual (perhiasan Imelda)?" ujar juru bicara kepresidenan Salvador Panelo, seperti dikutip dari Reuters.

"Dia bilang, ya, selama proses penjualan akan memberi manfaat untuk publik," imbuhnya.

Koleksi perhiasan itu disita di Hawaii, tempat di mana Ferdinand dan Imelda hidup dalam pengasingan.

Benda berharga tersebut termasuk berlian langka 25 karat, yang nilainya ditaksir oleh balai lelang Christie mencapai 5 juta dollar AS atau Rp 71 miliar.

Pemerintah Filipina sebelumnya berupaya untuk melelang koleski Imelda Marcos yang sekarang berusia 89 tahun selalu menentang langkah itu.

Baca juga: Siswa di Filipina Bakal Diwajibkan Menanam 10 Pohon Jika Ingin Lulus

Sementara itu, tiga set perhiasan yang telah disita pemerintah sekarang berada di tempat penyimpanan bank. Nilai seluruhnya bisa mencapai 6 juta dollar AS pada 1991.

Imelda lebih dikenal ketika meninggalkan koleksi ribuan sepatu saat keluarganya melarikan diri dari Filipina setelah people power pada 1986.

Tapi setelah sang diktator meninggal di pengasingan pada 1989, keluarga Marcos diperbolehkan pulang ke Filipina dan beberapa kembali masuk ke dunia politik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat 'Refund' dari Toko Hewan

Wanita di China Lempar Anak Kucing karena Tak Dapat "Refund" dari Toko Hewan

Internasional
Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Bertemu Mahathir, Anwar Ibrahim Kembali Tegaskan akan Jadi PM Malaysia

Internasional
Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Selamatkan Penumpang, Dokter Ini Isap 800 Ml Urine di Tengah Penerbangan

Internasional
Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Aung San Suu Kyi Bakal Bela Myanmar atas Tuduhan Genosida Rohingya di Sidang PBB

Internasional
Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Tolak Tawaran dari Perusahaan China, Tuvalu Mantap Mendukung Taiwan

Internasional
'Dibully' Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

"Dibully" Teman Sekelas, Balasan Murid di Malaysia Bikin Kagum Netizen

Internasional
Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan 'Doa Perdamaian' untuk Paus Fransiskus

Paduan Suara Muslim Thailand Lantunkan "Doa Perdamaian" untuk Paus Fransiskus

Internasional
Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Didakwa Korupsi, Perdana Menteri Israel Bersumpah Tidak Akan Mundur

Internasional
Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Terlalu Memperhatikan Anaknya, Ibu 17 Tahun Ini Ditembak Mati Tunangan

Internasional
Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Perdana Menteri Israel Didakwa Lakukan Korupsi

Internasional
Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Bocah 12 Tahun Jadi Terdakwa Termuda Demonstrasi di Hong Kong

Internasional
Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Israel Serang Iran di Suriah | Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Indonesia

Internasional
China Tuduh AS Berusaha 'Menghancurkan' Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

China Tuduh AS Berusaha "Menghancurkan" Hong Kong lewat UU HAM dan Demokrasi

Internasional
Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Berhubungan Seks dengan Remaja 17 Tahun di Mobil Patroli, Mantan Polisi Ini Ditangkap

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X