Hari Ini dalam Sejarah: Kereta Listrik Pertama di Dunia Beroperasi

Kompas.com - 31/05/2019, 10:56 WIB
Kereta listrik pertama new.siemensKereta listrik pertama

Pada paruh kedua abad ke-19, perkembangan angkutan umum dalam kota bergantung pada kekuatan kuda. Gerbong kereta api dan trem menjadi kendaraan utama di jalan.

Ledakan populasi penduduk menjadikan penumpang terus meningkat, sehingga transportasi yang ditarik kuda segera mencapai batas kapasitasnya.

Lokomotif uap yang telah ditetapkan untuk perjalanan jarak jauh bukanlah menjadi solusi, karena kurang fleksibel digunakan di dalam kota. Selain itu, polusi yang dihasilkan dari suara dan asapnya masih begitu banyak.

Inilah yang melatarbelakangi perusahaan bidang kelistrikan asal Jerman, Siemens & Halske untuk membuat terobosan yang lebih modern.

Perusahaan yang didirikan oleh Werner von Siemens dan Johann Georg Halske menilai listrik lebih efektif digunakan untuk menunjang kereta yang lebih baik.

Sejak penemuan prinsip prinsip dinamo-listrik oleh Werner von Siemens pada tahun 1866, akhirnya diadopsi untuk rencana kali ini.

Setelah persiapan panjang dan pengembangan kereta listrik ini, ajang pameran di Berlin menjadi pembuktian ke publik. Siemens & Halske menghadirkan kereta listrik pertama di dunia dengan daya disuplai melalui rel.

Arus searah 150 volt mengalir melalui dua rel ke lokomotif dengan besi yang terpasang di antara rel. Inilah yang menghantarkan listrik bagi kereta.

Ajang pameran ini menunjukan lokomotif kecil dan menarik tiga gerbong. Setiap gerbong bsa menampung masing-masing enam penumpang.

Dalam percobaannya, kereta listrik berjalan melingkar sepanjang 300 meter melalui tempat pameran. Kereta listrik adalah puncak dari pengembangan moda, dan segera menjadi perbincangan kota di seluruh Berlin.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X