5 Kendaraan Lapis Baja Andalan Nazi Jerman pada Perang Dunia II

Kompas.com - 30/05/2019, 19:45 WIB
Sd Kfz 232 The Weald FoundationSd Kfz 232

KOMPAS.com - Selama Perang Dunia II, Nazi Jerman menggunakan kendaraan militer canggih untuk menguasai medan pertempuran. Mesin menggantikan tenaga kuda, dan formasi lapis baja digunakan untuk memenangkan peperangan.

Volkswagen yang bertujuan untuk membuat mobil rakyat mengubah produksinya untuk fokus membantu kepentingan militer.

Tak hanya VW saja, perusahaan militer lain juga bermunculan untuk mendukung Nazi berperang.

Berikut kendaraan lapis baja andalan Nazi Jerman selama Perang Dunia II:

1. Kfz 13 Adler 

Kfz 13 AdlerSagers Soldiers Kfz 13 Adler

Hitler dan petinggi Nazi membawa Jerman kembali ke peperangan. Mereka mulai membuat kendaraan yang layak digunakan di medan perang. Beberapa perusahaan mulai mengembangkan kendaraan tempur dengan lapis baja.

Pada 1932, tentara Jerman menggunakan mobil lapis baja pertama, yakni Kfz 13. Kendaraan roda empat ini memiliki dua peran, yakni sebagai pengintai dan perlindungan yang mereka butuhkan untuk mengamati posisi musuh dengan aman.

Kfz 13 Adler dilapisi dengan armor 8 mm dengan dukungan senapan angin MG 13. Dalam produksinya, mobil ini dibuat cepat dan mudah karena menggunakan sasis mobil yang tersedia secara komersial.

Kfz 13 masih digunakan pada tahun 1941, ketika beberapa digunakan dalam Operasi Barbarossa. Setelah itu digunakan untuk kendaraan pelatihan.

Baca juga: 7 Senjata Andalan Nazi pada Perang Dunia II...

2. SD Kfz (Sonderkraftfahrzeug) 221 dan 222

SD Kfz 221Flickr SD Kfz 221

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X