Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/05/2019, 07:39 WIB

KOLKATA, KOMPAS.com - Kantor polisi yang berada di Negara Bagian West Bengal, India, kaget bukan kepalang ketika melihat seorang pria membawa kepala istrinya di dalam tas.

Pria yang diidentifikasi bernama Abhijit Das itu membawa kepala si istri sebagai bukti setelah sebelumnya dia dilaporkan membunuhnya secara brutal.

Baca juga: Pemuda Ini Bawa Kepala Pria yang Dibunuhnya ke Kantor Polisi

Dilansir Times of India via Daily Mirror Rabu (29/5/2019), awalnya Das datang ke kantor polisi dan berkata ingin bertemu dengan perwira yang bertugas.

Ketika ditanyakan apa keperluannya, Das mengaku ingin menyerahkan diri setelah membunuh dan memenggal istrinya, Amba. Saat itu, dia juga membawa tas.

Pria yang diperkirakan berusia 30-an itu membunuh istrinya karena marah dalam kejadian yang dilaporkan berlangsung pada Senin waktu setempat itu (27/5/2019).

Polisi yang menerimanya kemudian menolak karena mereka tak memercayainya. Jadi dia mengeluarkan kepala Amba dari dalam tas. "Kini kalian percaya, kan?" tanya Das.

Polisi yang terkejut kemudian segera memasukkan Das ke dalam penjara. Mereka lalu mengunjungi rumah pasangan itu dan menemukan jenazah Amba.

Sumber kepolisian menerangkan, Das yang diinterogasi polisi mengaku membunuh istrinya karena menuduh istrinya sudah berselingkuh dengan pria lain.

"Pelaku menduga Amba mempunyai hubungan dengan tetangga mereka. Pasangan itu sebelumnya sempat bertengkar pada Minggu malam (26/5/2019)," teramg polisi anonim itu.

September tahun lalu, seorang pria yang dipanggil Satish juga berjalan ke kantor polisi di Negara Bagian Karnataka sambil mmebawa kepala istrinya.

Sama seperti Das. Satish mengaku dia membunuh si istri setelah menduga dia selingkuh dengan pria lain.

Baca juga: Usai Bunuh Tetangganya, Pria Ini Bawa Kepala Korban ke Kantor Desa

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.