Kasus Korupsi 1MDB di Malaysia Terkait Skandal Seks Industri K-pop

Kompas.com - 29/05/2019, 20:55 WIB
Jho Low berpidato pada acara Angel Ball 2014 yang diselenggarakan oleh Gabrielles Angel Foundation di Cipriani Wall Street di New York City, 20 Oktober 2014. (AFP/Dimitrios Kambouri) Jho Low berpidato pada acara Angel Ball 2014 yang diselenggarakan oleh Gabrielles Angel Foundation di Cipriani Wall Street di New York City, 20 Oktober 2014. (AFP/Dimitrios Kambouri)

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang pengusaha yang berada di pusaran kasus korupsi terbesar Malaysia juga terlibat dalam skandal profil tinggi lainnya, di tengah dugaan kejahatan terkait seks yang telah menyeret industri musik pop Korea atau K-pop.

Pada Senin (27/5/2019), media Korea Selatan melaporkan pendiri label K-pop YG Entertainment, Yang Hyuk-suk, telah menyajikan layanan seks untuk tamu asing termasuk pemodal Malaysia, Low Taek Jho, yang biasa disebut Jho Low.

Program Straight milik Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) menyatakan, Yang telah mempekerjakan pekerja seks untuk dua investor Asia Tenggara pada Juli 2014 di klub malam NB-nya di Seoul.

Dari laporan investigasi MBC, salah satu dari mereka adalah warga negara Thailand dan yang lainnya merupakan Low.


Baca juga: Diterpa Skandal Seks, Saham 5 Perusahaan Hiburan Korea Ini Anjlok

YG Entertainment, yang telah menghadapi tuduhan yang meningkat atas pelanggaran seksual oleh pemilik dan para bintang pop sejak awal tahun ini, menyebut klaim itu tak berdasar.

Perwakilan untuk Low mengakui hubungannya dengan tokoh-tokoh industri K-pop terkemuka, tetapi dia membantah keterlibatan dalam pelanggaran seksual.

"Dia tak pernah terlibat dalam, atau mengetahui, perilaku apapun yang dituduhkan dalam laporan program Straight MBC," kata juru bicara Low melalui pengacaranya yang berbasis di AS.

"Low adalah teman Psy, dan melaluinya dia bertemu Yang Hyun-suk," tambahnya, merujuk pada bintang di balik hit viral "Gangnam Style" pada 2012.

Psy terikat kontrak dengan YG Entertainment sejak 2010 hingga ketika akhirnya dia meninggalkan label itu pada Mei 2018.

Seungri, mantan member BIGBANG, yang tengah terlibat kasus hukum di Korea Selatan.Koreaboo Seungri, mantan member BIGBANG, yang tengah terlibat kasus hukum di Korea Selatan.
Industri sarat skandal

K-pop adalah bisnis yang sangat populer dan besar di seluruh Asia, termasuk di Malaysia, kampung halaman Low.

Rincian tentang dugaan pelanggaran seksual oleh sosok laki-laki populer dalam industri itu, yang termasuk kekerasan terhadap perempuan dan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, telah mengejutkan para penggemar di seluruh dunia.

Kembali di Februari lalu, saham YG Entertainment turun lebih dari 20 persen setelah bintang mereka Lee Seung-hyun, yang dikenal sebagai Seungri, dilaporkan telah menawarkan pekerja seks untuk klien.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Keluarga Belanda Tinggal 9 Tahun di Bawah Tanah | Indonesia Kembali Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sydney selama 19 Jam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X