Irak Serahkan 188 Anak-anak Terduga ISIS ke Turki

Kompas.com - 29/05/2019, 18:39 WIB
Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman) Anggota ISIS berserta istri dan anak-anak mereka keluar dari desa Baghouz di provinsi Deir Ezzor, Suriah timur, Kamis (14/3/2019). (AFP/Delil Souleiman)

BAGHDAD, KOMPAS.com - Irak telah menyerahkan 188 anak-anak yang diduga anggota ISIS ke Turki, sebuah momen yang turut disaksikan masing-masing pemerintah dan UNICEF.

Melansir dari Reuters, Rabu (29/5/2019), penyerahan tersebut berlangsung di bandara Baghdad. Perwakilan dari pengadilan Irak mengawasi mereka sampai naik ke pesawat yang akan membawa mereka pulang.

"Pengadilan invetigasi pusat yang bertanggung jawab atas dokumen terorisme dan tersangka asing telah menyerahkan 188 anak asal Turki, yang ditinggalkan oleh teroris ISIS di Irak," kata Hakim Abdul-Satta al-Birqdar.

Baca juga: Dalam 2 Hari Terakhir, Irak Vonis Mati 4 Anggota ISIS asal Perancis


Dia menyatakan, beberapa dari anak-anak tersebut kini telah berusia dewasa. Mereka telah dijatuhi hukuman karena melintasi perbatasan secara ilegal.

Anak-anak berusia 9 tahun dapat dianggap bertanggung jawab atas tindak kejahatan di Irak.

Birqdar mengatakan, pejabat Kementerian Luar Negeri Irak, perwakilan dari Kedubes Turki di Baghdah, dan perwakilan dari organisasi internasional termasuk UNICEF juga hadir.

Dalam laporan khusus sebelumnya, Reuters mengabarkan pada Maret lalu bahwa sekitar 1.100 anak-anak ISIS tertangkap di Irak.

Anak-anak yang paling kecil bahkan harus mendekam di penjara bersama ibu mereka. Setidaknya sebanyak 7 anak meninggal dunia karena kondisi yang buruk.

Sementara itu, ratusan anak yang lebih tua dituntut atas berbagai pelanggaran, mulai masuk ke Irak secara ilegal hingga bergabung dengan ISIS.

Sebanyak 185 anak-anak usia 9-18 tahun telah dihukum dan dipenjara dari beberapa bulan hingga 15 tahun.

Pada Rabu, Presiden Irak Barham Salih juga baru saja kembali dari kunjungan singkat ke Turki. Di sana, dia bertemu Presiden Turki Tayyip Erdogan.

Baca juga: Bergabung dengan ISIS, 3 Warga Perancis Dihukum Mati di Irak

Laporan AFP menyebutkan, kedua pemimpin menggelar pembicaraan di Istanbul, sebelum menghadiri buka puasa bersama.

Sebuah gambar di situs web resmi kepresidenan Turki menunjukkan Erdogan dan Saleh berkumpul di sekeliling meja bundar bersama dengan istri mereka.

 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Sumber Reuters,AFP
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Ini Alasan Kiribati Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan dan Akui China

Internasional
Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Arab Saudi Bakal Bertindak Jika Iran Terbukti Terlibat dalam Serangan ke Kilang Minyak Aramco

Internasional
Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Ribuan Fans Alien Datangi Area 51 di Padang Pasir Nevada, 5 Orang Ditahan

Internasional
Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi 'Medan Perang'

Garda Revolusi: Setiap Negara yang Serang Iran Bakal Jadi "Medan Perang"

Internasional
Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Anwar Ibrahim, Dipenjara karena Tuduhan Sodomi, Kini Jadi Calon Pewaris Takhta Mahathir

Internasional
Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Mawlamyine, Kota yang Ditinggalkan Penduduknya

Internasional
Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Ketika Kopi Membantu Veteran Vietnam Membesarkan Keluarganya

Internasional
Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Mahathir: Saya Akan Umumkan Tanggal Penyerahan Kekuasaan ke Anwar Ibrahim

Internasional
Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Diminta Arab Saudi, Pentagon Bakal Kirim Pasukan Bantuan ke Wilayah Teluk

Internasional
Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Pertama Kali, Resepsi Diplomatik Peringatan HUT Kemerdekaan RI Digelar di Gedung Senat AS

Internasional
Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Trump Umumkan Sanksi Baru dan Terberat terhadap Iran, tapi..

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Kilang Minyak Aramco Diserang | Pelaku Pembunuhan Hwaseong Terungkap

Internasional
Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Ketinggian Pesawat Turun Lebih dari 9.000 Meter dalam 7 Menit, Penumpang Panik

Internasional
Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Ditolak Rumah Sakit, Seorang Ibu Terpaksa Melahirkan di Bak Mandi Rumahnya

Internasional
Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Jika Perang Pecah di Timur Tengah, Cadangan BBM Australia Bisa Habis dalam 3 Minggu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X