Oposisi Selandia Baru Sangkal Tuduhan Retas Dokumen Anggaran Negara

Kompas.com - 29/05/2019, 17:45 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphotoIlustrasi

WELLINGTON, KOMPAS.com - Partai oposisi utama Selandia Baru, Partai Nasional, menyangkal tudingan telah mereyas sistem komputer pemerintah untuk mencuri dokumen terkait anggaran negara.

Laporan BBC menyebutkan, Partai Nasional membocorkan rincian anggaran negara dua hari lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Menteri Keuangan Selandia baru Gabriel Makhlouf mengatakan, situs Kementerian Keuangan telah diserang 2.00 kali dalam dua hari oleh peretas untuk memperoleh dokumen anggaran.

Baca juga: Pelaku Penembakan Masjid di Selandia Baru Dikenai Pasal Terorisme

"Kami mengindentifikasi sejumlah upaya terus-menerus untuk meningkatkan akses tidak resmi terhadap sistem kami, terutama terkait informasi bujet," ucapnya kepada Radio New Zealand, Rabu (29/5/2019).

Mengutip Reuters, Makhlof tidak menyebutkan dari mana serangan tersebut berasal. Namun, dia menyatakan serangan itu disengaja dan terjadi lebih dari 2000 kali.

Sementara itu, Pemimpin Partai Nasional Simon Bridges menuduh pemerintahan Perdana Menteri Jacinda Ardern berupaya untuk mencari kesalahan untuk menutupi rasa malu.

"Tidak ada peretasan dalam definisi apa pun," ucapnya.

"Mereka (pemerintah) sedang tidak mengendalikan apa yang dilakukan, sehingga mereka menyerang dan mencari-cari kesalahan," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ardern menyatakan tidak ada yang menghubungkan dugaan peretasan dengan Partai Nasional.

Menurutnya, Kementerian Keuangan juga belum mengindentifikasi siapa yang berada di balik serangan tersebut.

Sebagai informasi, anggaran negara berikutnya diharapkan fokus pada belanja di bidang yang melebihi pertumbuhan ekonomi.

Baca juga: AS Tolak Dukung PM Selandia Baru yang Ingin Larang Konten Ekstremisme

Anggaran juga memprioritaskan berbagai masalah terkait kesehatan mental, kemiskinan anak, dan kekerasan dalam rumah tangga.

Merilis rincian keseluruhan dari anggaran pada Selasa, Partai Nasional mencemoohn bujet pemerintah karena dinilai tidak memiliki substansi.

Bereaksi terhadap kritik tersebut, pemerintah mengatakan beberapa data yang bocor tidak benar dan anggaran akan tetap dirilis pada Kamis (30/5/2019) sesuai rencana.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters,BBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Media Internasional Ulas Jokowi yang Tunjuk Saingan Beratnya Prabowo Subianto sebagai Menhan

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X