Gara-gara Garuk Mukanya, Pria di China Didenda Rp 100.000

Kompas.com - 29/05/2019, 06:16 WIB
Kamera pengawas memperlihatkan seorang pria tengah menggaruk muka. Aksinya dianggap sebagai pelanggaran dan membuatnya mendapat denda.Oddity Central Kamera pengawas memperlihatkan seorang pria tengah menggaruk muka. Aksinya dianggap sebagai pelanggaran dan membuatnya mendapat denda.

JINAN, KOMPAS.com - Seorang pria di Provinsi Shandong, China, meluapkan kekesalannya setelah mendapat denda karena dianggap melakukan pelanggaran lalu lintas.

Media setempat memberitakan kamera pengawas yang dipasang di kota Jinan memperlihatkan pria itu didenda setelah dianggap menelepon sambil mengemudikan mobil.

Baca juga: Selundupkan 4.788 Lintah Hidup ke Kanada, Pria Ini Didenda Rp 160 Juta

Dilaporkan Oddity Central Selasa (28/5/2019), pria yang tak disebutkan identitasnya itu memang menunjukkan gestur tangan kanannya berada di pipi seperti tengah menelepon.


Meski begitu, tidak ditemukan adanya ponsel. Diketahui bahwa si pria sedang menggaruk muka. Meski begitu, perbuatan itu tak menjauhkannya dari denda.

Dia pun mendapat dua poin penalti di SIM-nya, dan diwajibkan untuk membayar denda sebesar 50 yuan, atau sekitar Rp 104.224. Tentu, pria itu tidak puas.

Di media sosial Sina Weibo, pria itu mengatakan dia memaklumi jika pelanggaran terjadi karena menyentuh kaki. Namun dia mengeluhkan didenda hanya karena menggaruk muka.

Dia mengunggah foto kamera pengawas sebagai bukti. Dia pun berencana untuk mengadu kepada otoritas terkait setelah tidak ada yang membantunya.

Setelah kisahnya menjadi viral, otoritas lalu lintas Jinan dilaporkan membatalkan dendanya, dan menjelaskan sistem secara otomatis merekam perilaku pengemudi dan mengambil fotonya.

Karena itulah, gerakan pria itu yang menggaruk muka langsung ditangkap oleh kecerdasan buatan sebagai perilaku yang melanggar peraturan dan menghukumnya.

Kisahnya kemudian memantik respon netizen China di mana ada yang membahas mengenai gerakan canggung pria itu yang dianggap seperti tengah memegang ponsel.

Ada juga warganet yang membahas mengenai semakin pesatnya teknologi pengenal wajah di China. "Ini memalukan. Orang seperti tidak punya privasi," terang salah satu netizen.

BBC memberitakan, saat ini sudah terdapat 170 juta pengawas di seluruh China. Pemerintah dilaporkan berencana menambah hingga 400 juta di 2020 mendatang.

Baca juga: Ambil Batu di Pantai Ini Dianggap Tindakan Kriminal dan Bisa Didenda hingga Rp 18 Juta

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Pasukan Iran kepada Kapal Tanker Inggris: Jika Anda Patuh, Anda Bakal Selamat

Internasional
Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang yang Tewaskan 34 Orang Pencandu Game

Internasional
Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Joe Biden Kecam Keras Komentar Tercela Trump kepada 4 Anggota DPR AS

Internasional
Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Seorang Ibu Dipenggal Anaknya Disaksikan Bocah 4 Tahun

Internasional
5 Kisah Anjing Setia: 'Menangis' di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

5 Kisah Anjing Setia: "Menangis" di Peti Mati hingga Berkorban demi Majikan

Internasional
Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Iran Sita Kapal Tanker Inggris sebagai Balasan Setelah Kapal Mereka Ditangkap

Internasional
Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Anjing Setia Ini Berjalan 200 Km Pulang ke Rumah Majikan yang Membuangnya

Internasional
Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Pembakaran Studio Animasi Jepang Beraksi

Internasional
AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

AS Punya Bukti Kuat Tembak Jatuh Drone Iran

Internasional
Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Ingin Berkencan dengan Awak Kabin Lufthansa, Pria 65 Tahun Buat Ancaman Bom Palsu

Internasional
Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Mantan Ratu Kecantikan Rusia Bantah Bercerai dari Eks Raja Malaysia

Internasional
Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Pengacara Benarkan Mantan Raja Malaysia Bercerai dari Eks Miss Moscow

Internasional
Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Sempat Batal, India Jadwalkan Ulang Peluncuran Roket ke Bulan Senin Depan

Internasional
Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Inggris: Iran Memilih Langkah Berbahaya dengan Menahan Kapal Tanker

Internasional
Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Ingin Pergi ke Ghana, Seorang Pria Panjat Mesin Pesawat yang Hendak Terbang

Internasional
Close Ads X