Kompas.com - 28/05/2019, 22:06 WIB
CEO Amazon Jeff Bezos dan mantan istrinya, MacKenzie Bezos. Foto ini diambil pada 26 Februari 2017 di Hollywood, California, AS. (AFP/Jerod Harris) CEO Amazon Jeff Bezos dan mantan istrinya, MacKenzie Bezos. Foto ini diambil pada 26 Februari 2017 di Hollywood, California, AS. (AFP/Jerod Harris)


WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mantan istri CEO Amazon Jeff Bezos, MacKenzie Bezos, bersedia menyumbangkan setengah dari kekayaannya untuk amal.

Melansir Reuters, Selasa (28/5/2019), jumlah kekayaan MacKenzie setelah bercerai mencapai 36 miliar dollar AS atau sekitar Rp 517 triliun.

Mantan istri orang terkaya di dunia ini merupakan satu dari 19 orang yang bergabung dalam "Giving Pledge", sebuah kampanye yang diumumkan oleh Warren Buffet dan Bill Gates.

Baca juga: Amazon Berencana Tutup Toko Online di China, Mengapa?

Gerakan tersebut mendorong orang-orang super kaya untuk memberikan lebih dari setengah kekayaan dalam seumur hidup mereka atau melalui wasiat.

"Pendekatan saya untuk filantropi akan terus bijaksana. Hal tersebut akan membutuh waktu, upaya, dan perhatian," katanya.

MacKenzie saat ini menjadi perempuan terkaya ketiga di dunia versi Majalan Forbes. Dia mengakuisisi 4 persen saham di Amazon senilai 36 miliar dollar AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah bercerai pada April lalu, Jeff Bezos diperkirakan akan memiliki kekayaan hingga 131 miliar atau Rp 1.800 triliun pada tahun ini.

"Giving Pledge" telah ditandatangani oleh 204 orang kaya dari 23 negara dari berbagai bidang, termasuk keuangan, teknologi, perawatan kesehatan dan pengembangan real estate.

Namun banyak orang kaya yang masuk dalam majalah Forbes tidak menandatangani kampanye tersebut, termasuk Jeff Bezos.

Baca juga: Arab Saudi Dituding Retas Ponsel Pribadi Bos Amazon

Sementara itu, 10 besar miliarder dunia yang bergabung dengan "Gibving Pledge" adalah pemimpin LVHM Bernard Arnault, tokoh telekomunikasi Meksiko Carlos Slim, taipan ritel fasyen Eropa Amancio Ortega, dan co-founder Google dan CEO Alphabet Larry Page.

Mereka yang tanda tangan berkomitmen secara moral untuk memberi. Tidak ada kontrak hukum dalam kampanye itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.