Kalah Main Game, Anak Taipan Usia 14 Tahun Bunuh Temannya Pakai Pisau

Kompas.com - 28/05/2019, 17:52 WIB
Vasya Turda. Remaja 14 tahun di Ukraina yang didakwa membunuh temannya karena kalah bermain game di Ukraina. East2West News via Daily MirrorVasya Turda. Remaja 14 tahun di Ukraina yang didakwa membunuh temannya karena kalah bermain game di Ukraina.

KIEV, KOMPAS.com - Seorang anak orang kaya di Ukraina didakwa telah membunuh temannya menggunakan pisau hanya karena dia tidak terima kalah bermain game.

Vasya Turda didakwa telah menusuk Vasya Pop hingga 27 kali. Korban yang berusia 15 tahun dilaporkan ditemukan dalam keadaan "kepala nyaris terlepas".

Baca juga: Perempuan 102 Tahun Diduga Membunuh Temannya yang Berusia 92 Tahun

Dilansir Daily Mirror Selasa (28/5/2019), ayah Vasya Pop berkata, Turda menusuk anaknya itu dari telinga dalam insiden yang terjadi di Nizhnyaya Apsha.

Media lokal yang mengutip penegak hukum melaporkan, "konflik" antara Pop dengan Turda yang berusia 14 tahun terjadi akibat hasil keduanya bermain game.

Game itu merupakan hadiah dari sang ayah yang dilaporkan bernilai 19.750 poundsterling, atau sekitar 359,8 juta. Pop pun diundang untuk melihat permainan canggih itu.

Namun beberapa jam kemudian, Vasya Pop diserang menggunakan pisau di mana Turda menghujamkan 27 tusukan. Pop sempat berlari ke lantai bawah dan dikejar oleh Turda.

Namun kemudian Turda berhasil menangkap Pop. "Pakar menyatakan maniak ini telah menyiksa jenazah anak saya," ujar Mikhail Pop, sang ayah, di sidang.

Dalam persidangan, terungkap korban sebelumnya memprovokasi pelaku dengan menggunakan kata-kata yang kasar, pelecehan sistematis, serta kekerasan yang melanggar hukum.

Dalam pertengkaran sebelumnya, Vasya Pop disebut pernah menurunkan celana Vasya Turda di hadapan gadis ketika mereka tengah berkumpul di sebuah kafe.

Turda diputus bersalah atas dakwaan pembunuhan dan dijatuhi vonis 3,5 tahun penjara. Namun, jaksa penuntut menginginkan hukumannya ditambah hingga 15 tahun.

Baca juga: Usai Membunuh, Sukri Saksikan Olah TKP Penemuan Jasad Jasmin

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X