Culik dan Perkosa "Backpacker" Inggris, Pria Australia Dihukum 10 Tahun Penjara

Kompas.com - 28/05/2019, 16:56 WIB
Ilustrasi keputusan persidangan. SHUTTERSTOCKIlustrasi keputusan persidangan.

CANBERRA, KOMPAS.com - Seorang pria Australia dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun, Selasa (28/5/2019), setelah terbukti bersalah telah menculik dan memperkosa seorang perempuan pelancong " backpacker" asal Inggris.

Terdakwa bernama Marcus Martin (24) itu mengaku bersalah atas tiga tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan perampasan kebebasan pada Oktober tahun lalu.

Dilansir AFP, terdakwa dilaporkan bertemu dengan korban, seorang perempuan berusia 22 tahun, di sebuah pesta di Australia timur laut pada Januari 2017.

Dia kemudian memaksa korban untuk ikut dengannya dan melakukan perjalanan sejauh 1.600 kilometer di mana korban terus dipukuli dan diperkosa.

Baca juga: Usia Senja Tak Menghalangi Nenek di China Jadi Pelancong Backpacker

Laporan yang dibacakan di pengadilan menyebutkan bahwa pasangan itu telah berpindah dari satu hotel ke hotel lainnya selama perjalanan.

Korban, yang tidak diungkapkan identitasnya, juga dipaksa menyetir dengan ancaman todongan senjata, sementara paspornya telah dihancurkan. Demikian diberitakan ABC.

"Terdakwa pernah mencolok mata korban dan di kesempatan lainnya mencekik korban dengan tas tangan miliknya."

"Dia juga membuang obat pengendali kehamilan milik korban sehingga korban mengandung dengan tujuan tidak akan pernah meninggalkan terdakwa karena memiliki anak," kata jaksa penuntut, Nathan Crane, seperti dikutip ABC.

Polisi akhirnya dapat mengungkap kasus penculikan itu dan menyelamatkan korban pada Maret 2018, setelah korban menjadi perhatian petugas saat kabur dari pom bensin tanpa membayar.

Saat mobilnya diperiksa petugas, terdakwa Martin ditemukan bersembunyi di bagian belakang kendaraan.

Australia masih menjadi tujuan populer para pelancong "backpacker" muda, dengan sekitar 600.000 turis berkeliling negeri setiap tahunnya.

Baca juga: Hotel Kapsul Bukan Cuma Ditujukan untuk Backpacker

Para pelancong tersebut terkadang menemui masalah, termasuk menjadi korban kejahatan.

Yang paling dikenal adalah pada awal 1990-an ketika tujuh orang tewas dalam serangkaian pembunuhan yang menakutkan di Australia.

Pelaku pembunuhan itu menjalani hukuman seumur hidup berturut-turut setelah jasad dua warga Inggris, tiga warga Jerman, dan dua warga Australia, ditemukan terkubur di hutan di barat daya Sidney.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Arab Saudi Larang Warga Israel untuk Berkunjung

Internasional
Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Korban Meninggal karena Virus Corona di China Melonjak Jadi 106 Orang

Internasional
Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Virus Corona Merebak, 16 Negara di Dunia Umumkan Kasus Positif

Internasional
Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Jerman Umumkan Kasus Pertama Virus Corona di Negaranya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

[POPULER INTERNASIONAL] Perkembangan Korban Meninggal Virus Corona | 3 Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X