Kerusuhan di 4 Penjara Brasil, 40 Napi Tewas "Sesak Napas"

Kompas.com - 28/05/2019, 16:16 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Kerusahan masal dilaporkan terjadi empat penjara kawasan utara Brasil yang nampaknya terjadi karena perseteruan antar-geng kriminal.

Menurut pemerintah Negara Bagian Amazonas, sebanyak 40 orang narapidana tewas. Jumlah itu mengalami penyusutan setelah sebelumnya 42 orang napi yang tewas.

Dilansir AFP Selasa (28/5/2019), kebanyakan napi itu tewas karena "sesak napas", ujar pemerintah Amazonas sehari setelah 15 orang tewas di salah satu penjara.

Baca juga: Bentrokan Narapidana di Penjara Brasil, 15 Tahanan Tewas

Setidaknya 25 napi yang jadi korban ditemukan di Institusi Penjara Antonio Trindade dekat Manaus, ibu kota Amazonas, di mana empat penjara itu berada.

Otoritas setempat menuturkan, mereka tidak menemukan pisau atau pistol di sel dengan konflik terjadi antar-tahanan yang berasal dari geng yang sama.

Gubernur Amazonas Wilson Lima mengatakan, dia baru saja berbicara dengan Menteri Kehakiman Sergio Moro yang mengirimkan pasukan untuk mengontrol ketertiban.

"Menteri Moro mengirim tim intervensi ke Amazonas sehingga mereka bisa membantu kami untuk mengatasi krisis yang tengah terjadi saat ini," terang Lima.

Investigasi yang dilakukan saat pembantaian massal di Penjara Anisio Jobim Minggu (26/5/2019) mengungkapkan ada napi yang dibunuh menggunakn tusuk gigi.

Empat di antara kerusuhan terakhir ditemukan di Jobim yang juga menjadi lokasi pemberontakan penjara pada Januari 2017 yang berlangsung selama 20 jam dan membunuh 56 orang tewas.

Direktur Penelitian Institut Igarape Robert Muggah berkata, dia meyakini kerusuhan itu sudah terkoordinasi karena dilakukan di empat penjara berbeda.

Halaman:


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X