Pendukung Trump Bangun Tembok Perbatasan Sendiri dari Uang Sumbangan

Kompas.com - 28/05/2019, 15:29 WIB
Seorang agen Patroli Perbatasan AS terlihat berada di sebelah para pekerja yang membangun pagar perbatasan di sebuah properti pribadi yang terletak di perbatasan Texas dan New Mexico dengan Ciudad Juarez, Meksiko, Minggu (26/5/2019). (AFP/HERIK MARTINEZ) Seorang agen Patroli Perbatasan AS terlihat berada di sebelah para pekerja yang membangun pagar perbatasan di sebuah properti pribadi yang terletak di perbatasan Texas dan New Mexico dengan Ciudad Juarez, Meksiko, Minggu (26/5/2019). (AFP/HERIK MARTINEZ)

SUNLAND PARK, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump selama ini berusaha keras untuk membangun tembok di perbatasan Meksiko untuk menghalau kedatangan imigran legal.

Namun langkah tersebut terus ditepis oleh Kongres, yang menentang kebijakan tembok perbatasan.

Hal itulah yang membuat seorang veteran militer harus kembali ke lapangan. Kali ini dia tidak turun ke medan perang, melainkan melaksanakan konstruksi bagian pertama tembok perbatasan AS dan Meksiko pribadinya.

Baca juga: Pentagon Kembali Alihkan Dana Rp 21 Triliun untuk Tembok Perbatasan AS-Meksiko


Dia menggunakan uang dari sumbangan para pendukung Trump untuk mewujudkan pembangunan kontroversial itu.

Penduduk New Mexico bernama Jeff Allen terlihat mengenakan topi berwarna merah bertuliskan "Make America Great Again", sebuah jargon yang diucapkan oleh Trump dalam kampanye pilpres 2016.

Dengan bangga, dia menyaksikan peletakan batu pertama pada akhir pekan lalu. Para pekerja konstruksi tampak bekerja dengan peralatan konstruksi berat.

Mereka mendirikan pagar baja yang menjulang di tanah yang dia miliki di kota Sunland Park, di seberang Ciudad Juarez, Meksiko.

"Inilah cara orang Amerika bilang, 'Kongres, Anda tidak berharga, dan kami sedang memperjuangkannya. Kami akan membangun tembok sendiri'," ujar pria berusia 56 tahun itu.

"Ini bukan Eropa. Ini adalah Amerika. Kami melindungi perbatasan kami," katanya kepada AFP, Senin (27/5/2019).

Bertekad untuk membantu Trump memenuhi janjinya untuk membangun tembok di perbatasan, Allen bersama dengan United Constitutional Patriots, mulai mengerjakan proyek tembok itu.

Sebagai informasi, United Constitusional Patriots merupakan milisi sayap kanan yang melakukan patroli perbatasan dengan main hakim sendiri.

Proyek tembok perbatasan pribadi itu didanai oleh We Build the Wall, sebuah perusahaan yang diluncurkan Allen dan Brian Kolfage.

Mereka memakai uang jutaan dollar dari sumbangan pribadi yang dikumpulkan melalui kampanye online bertajuk "We The People Will Fund The Wall".

Kolfage merayakan tembok baru dengan mengunggah video konstruksi di Facebook.

Baca juga: Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

"Kami melakukannya. Dinding yang didanai swasta pertama hampir selesai. Donasi sekarang untuk mendanai lebih banyak dinding," tulisnya.

Tembok tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu satu pekan. Panjangnya mencapai 800 meter dan dibangun dengan spesifikasi yang sama dengan pagar perbatasan pemerintah di daerah itu.

Pemerintah AS telah membangun tiga bagian pagar di wilayah El Paso-Ciudad Juarez sejak 2016, yang panjangnya mencapai 40 km.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X