Inilah Maalula, Desa Suriah yang Masih Pakai Bahasa Kuno di Era Yesus

Kompas.com - 28/05/2019, 12:33 WIB
Warga desa Maalula merayakan peringatan Hari Salib. Maalula merupakan desa di Suriah yang masih menggunakan Aram, bahasa kuno yang dipergunakan di era Yesus Kristus. Reuters/Khaled Al HaririWarga desa Maalula merayakan peringatan Hari Salib. Maalula merupakan desa di Suriah yang masih menggunakan Aram, bahasa kuno yang dipergunakan di era Yesus Kristus.

DAMASKUS, KOMPAS.com - Duduk di depan buku tebal, George Zaarour menggunakan kaca pembesar untuk membaca huruf Aram, salah satu bahasa kuno saat era Yesus Kristus.

Zaarour merupakan salah satu warga Maalula, desa di Suriah yang masih menggunakan bahasa berusia 2.000 tahun itu, dan merupakan salah satu permukiman Kristen tertua dunia.

Desa yang dibangun di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut itu, bahasa Aram memang masih dipergunakan. Namun kini hanya sedikit yang fasih.

Baca juga: Tangga yang Dilewati Yesus saat Menghadap Pilatus Kini Dibuka untuk Umum

" Bahasa Aram saat ini berada dalam bahaya. Jika dibiarkan, bahasa ini bakal punah antara lima hingga 10 tahun mendatang," kata Zaarour dilansir AFP Selasa (28/5/2019).

Zaarour mengumpulkan berbagai buku maupun ensiklopedi Aram di tokonya. Di toko itu, dia juga menjual salib, ikon keagamaan, hingga produk rumah tangga.

Sehari-hari, dia bakal duduk dan berusaha menerjemahkan bahasa Semitik kuno itu yang menyebar di Timur Tengah di awal Kekristenan di mana bahasa itu mulai muncul abad 10 Sebelum Masehi.

Pria berusia 62 tahun itu menjelaskan, kini 80 persen penduduk Maalula tidak bisa berbahasa Aram. Sedangkan sisanya berusia 60 tahun atau lebih.

Dibangun di atas bukit dengan penuh gereja serta biara, Maalula dianggap sebagai simbol hadirnya Kristen di wilayah Suriah, utamanya Damaskus.

Para peziarah dari seantero dunia pernah berdatangan tak hanya untuk melihat bangunan bersejarahnya. Namun mendengar orang-orang berbicara bahasa Aram di jalanan.

Namun perang sipil Suriah yang terjadi 2011 mengubah segalanya. Serangan kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda di akhir 2013 memaksa warga Maalula mengungsi.

Pasukan pemerintah memang merebut desa itu pada April 2014 atau tujuh bulan setelah serangan. Namun para pengungsi Maalula masih kembali ke tempatnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

[POPULER INTERNASIONAL] Istri Habis Rp 600 Juta di Harbolnas, Suaminya Ingin Bunuh Diri | Israel Ditembaki Roket

Internasional
Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Israel Klaim 1 Lagi Komandan Jihad Islam dan Keluarganya Tewas dalam Serangan

Internasional
Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Berdebat dengan Demonstran Hong Kong, Kepala Pria 70 Tahun Dilempar Batu Bata

Internasional
Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Dianggap Terlalu Awal, Keluarga di Texas Ini Diminta Copot Hiasan Natal

Internasional
Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Ekor Anak Anjing Ini Tumbuh di Kepala

Internasional
Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Komandannya Tewas Diserang, Jihad Islam Tembakkan Roket Tiap 7 Menit ke Israel

Internasional
Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Hadapi Polisi, Pelajar Hong Kong Mempersenjatai Diri dengan Panah dan Tombak

Internasional
Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Menlu Retno: Saatnya Wanita Bekerja Bersama Membawa Panji Toleransi

Internasional
Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Datang ke AS, Erdogan Mengaku Kembalikan Surat yang Ditulis Trump

Internasional
Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Mantan Pemimpin ISIS Baghdadi Pasang Koneksi Internet di Persembunyiannya

Internasional
Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Ribuan Burung Mati Misterius di Danau Pedalaman India

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X