Sebuah Laptop Berisi 6 Virus Komputer Mematikan Dijual Rp 17 Miliar

Kompas.com - 28/05/2019, 07:34 WIB
Ilustrasi malwaretechsru.com Ilustrasi malware

BEIJING, KOMPAS.com - Jika Anda mempunyai uang miliaran rupiah, apakah Anda berminat untuk membeli sebuah laptop yang berisi enam virus komputer paling mematikan?

Baru-baru ini, seniman China bernama Guo O Dong bekerja sama perusahaan keamanan siber Deep Instinct meluncurkan sebuah proyek bernama The Persistence of Chaos.

Baca juga: Virus Komputer Tak Sengaja Tangkap Pria Paedofil

Dilansir Oddity Central Senin (27/5/2019), proyek itu mencakup laptop Samsung dengan sistem operasi Windows XP yang memuat enam malware paling berbahaya yang pernah diciptakan.


Yakni ILOVEYQU, MyDoom, SoBig, WannaCry, DarkTequila, dan BlackEnergy. Keenam virus itu sudah menimbulkan kerugian hingga 95 miliar dollar AS, atau Rp 1.367 triliun, di seluruh dunia 20 tahun terakhir.

Meski sudah menimbulkan kerugian sebesar itu, Guo tetap memutuskan memasukkannya ke dalam laptop dan menawarkannya kepada orang yang menaruh minat.

Guo menjelaskan karya seninya saat ini merupakan sebuah katalog pengkhianatan sejarah. Dia berkata piranti lunak yang tampak abstrak, hampir palsu seperti namanya yang lucu namun menyeramkan.

" Malware merupakan salah satu cara yang paling nyata bahwa internet dapat melompat keluar dari monitor Anda dan menggigit," kata seniman eksperimental itu.

Terdengar mengejutkan memang. Menjual laptop dengan sudah terinfeksi dengan virus mematikan komputer dalam sejarah manusia bukanlah aksi yang bijak.

Di sinilah peran Deep Instinct. Perusahaan itu ditugaskan untuk "menyegel" laptop sehingga tifak bisa digunakan untuk mengakses internet dan menyebarkan virus.

Meski istilah itu digunakan untuk mengisolasi firewall perangkat tertentu, laptop tersebut dilaporkan sudah dinonaktifkan secara fisik untuk memberi rasa aman.

Lelang laptop "mematikan" itu dilaporkan berakhir dengan harga 1,2 juta dollar AS, atau sekirar Rp 17,2 miliar.

Pembeli "beruntung" tersebut diwajibkan berjanji tak bakal menggunakannya untuk menyebarkan virus.

Baca juga: Uang Nasabah Hilang, Bank Mandiri Salahkan Virus Komputer

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X