[POPULER INTERNASIONAL] Warga Yahudi Tak Aman di Jerman | Kisah Amanda Tersesat di Hutan

Kompas.com - 28/05/2019, 05:36 WIB
Amanda Heller (tengah) ditemukan selamat setelah hilang dua pekan di Hutan Lindung Makawao di pulau Maui, Hawaii, AS, pada Jumat (24/5/2019). (Facebook/Javier Cantellops) Amanda Heller (tengah) ditemukan selamat setelah hilang dua pekan di Hutan Lindung Makawao di pulau Maui, Hawaii, AS, pada Jumat (24/5/2019). (Facebook/Javier Cantellops)

KOMPAS.com - Presiden Israel Reuven Rivlin mengemukakan bahwa warga Yahudi yang tinggal di Jerman tengah tidak aman setelah mereka dilarang menggunakan kipah.

Pernyataan itu dia ucapkan merespon keterangan pejabat Jerman bahwa anjuran itu muncul menyusul insiden serta serangan anti-Semit yang mengalami peningkatan.

Kemudian kaca depan pesawat Airbus A380 retak dan pecah setelah menerobos badai es ketika melakukan penerbangan dari Guangzhou ke Beijing, China.

Insiden pecahnya kaca A380 dan pernyataan Rivlin bisa Anda baca selengkapnya bersama artikel lainnya dalam kabar populer internasional sepanjang Senin (27/5/2019) hingga Selasa pagi (28/5/2019).


1. Presiden Israel: Warga Yahudi di Jerman Tak Aman
Presiden Israel Reuven Rivlin mengatakan bahwa orang Yahudi tengah tidak aman di Jerman, setelah pemerintah memperingatkan mereka agar tidak mengenakan kipah.

Presiden Rivlin memperingatkan kepada Berlin bahwa larangan tersebut dapat menjadi bentuk menyerah terhadap tindakan anti-Semitisme.

Sebelumnya, komisioner Jerman Felix Klein mengatakan dalam sebuah wawancara agar orang-orang Yahudi di Jerman tidak mengenakan kipah, menyusul peningkatan dalam serangan serta insiden anti-Semit di negara itu.

Rivlin, meski menghargai, menyebut komentar itu "mengejutkan". Mengapa? Anda bsia menemukan jawabannya di sini.

2. Terjang Badai Es, Kaca Depan Pesawat Airbus A380 Retak dan Pecah
Sebuah Airbus A380 milik maskapai China Southern Airlines mengalami kerusakan pada hidung dan kaca depan pesawat setelah menerjang badai es di tengah penerbangan.

Kaca depan pesawat retak akibat benturan es. Namun, pesawat dapat mendarat dengan selamat di Beijing pada Minggu (26/5/2019). Demikian kata maskapai China Southern Airlines dalam pernyataannya.

Seperti apa kronologis insiden itu, Anda bisa membacanya dengan lebih lengkap di tautan ini.

3. Orangtua Kandung Remaja 18 Tahun Ternyata Dibunuh Ayah Angkatnya
Seorang remaja 18 tahun di China dipertemukan kembali oleh keluarganya 17 tahun setelah dia diculik dari rumah, dengan orangtuanya dibunuh.

Pada 2001, sepasang suami istri dengan marga Chen disiksa sampai mati di sebuah pondok yang berlokasi di Shangfengshan, dekat Xinyang, Provinsi Henan.

Polisi yang menangani kasus itu, Chen Congjun, menuturkan saat mereka sampai ke lokasi suasana begitu gelap. "Namun, saya bisa tahu jika ada dua orang yang tewas,' katanya.

Bagaimana anak itu akhirnya bisa ditemukan, silakan Anda simak di sini.

4. Kisah Amanda Tersesat 17 Hari di Hutan, Makan Buah Beri dan Minum Air Sungai
Beberapa waktu lalu, berita mengenai perempuan yang tersesat di hutan selama dua pekan lebih dan ditemukan selamat, memenuhi sejumlah halaman utama media di AS.

Amanda Eller, seorang dokter terapi fisik berusia 35 tahun, ditemukan dalam keadaan kurus karena kekurangan makanan.

Setelah menerima perawatan di rumah sakit, kini dia berbagi kisahnya selama berada di sebuah tempat yang dia tidak ketahui medannya. Seperti apa, bisa Anda baca di sini.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

DPR AS Tolak Usulan Pemakzulan Presiden Donald Trump

Internasional
Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Cuaca Buruk, Pesawat Penumpang di India Nyaris Kehabisan Bahan Bakar

Internasional
Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Kebakaran Studio Animasi di Jepang, Diduga Disengaja

Internasional
AS 'Tendang' Turki dari Program Jet Tempur F-35

AS "Tendang" Turki dari Program Jet Tempur F-35

Internasional
Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Bocah Usia 8 Tahun Tulis Surat Terbuka agar McDonald's Hapus Hadiah Mainan Happy Meal

Internasional
Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Sebut Penumpang Lain Teroris, 2 Perempuan Diturunkan Paksa dari Pesawat

Internasional
Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Hari Ini dalam Sejarah: Marie dan Pierre Curie Temukan Polonium

Internasional
Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Close Ads X