Zelensky: Presiden Bukan Idola, Tak Perlu Pajang Foto Saya di Kantor

Kompas.com - 27/05/2019, 21:09 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. AFP / GENYA SAVILOVPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

KIEV, KOMPAS.com - Presiden terpilih Ukraina Volodymyr Zelensky mengingatkan bahwa seorang presiden bukanlah ikon maupun isolo. Zelensky pun tak ingin fotonya dipajang di tembok-tembok kantor.

"Saya benar-benar tidak ingin foto saya berada di kantor Anda, karena presiden bukanlah ikon maupun idola atau sebuah potret," kata Zelensky dalam pidato pelantikannya, pekan lalu.

"Pajanglah foto anak-anak Anda dan lihatlah mereka setiap kali Anda membuat keputusan," tambah presiden keenam Ukraina yang resmi menjabat sejak 20 Mei lalu.

Zelensky yang sebelumnya dikenal sebagai seorang aktor komedian, terpilih menjadi presiden setelah memenangi perolehan suara dalam pemilu putaran kedua yang dilangsungkan 21 April lalu.

Dia unggul dalam perolehan suara melawan kandidat petahanan Petro Poroshenko. Zelensky pun menjanjikan pemerintahan yang jujur, transparan, dan dijalankan dari rakyat untuk rakyat.

Baca juga: Zelensky: Hari-hari Pertama sebagai Presiden Ukraina Cukup Mengejutkan

Dalam pidato pelantikannya, Zelensky memaparkan impiannya terhadap pemerintahan yang dijalankan oleh para pemimpin yang tidak memerintah, melainkan melayani rakyat.

"Kami akan membangun negeri peluang, di mana semua orang sama di hadapan hukum dan di mana semua aturan jujur dan transparan, sama untuk semua orang."

"Untuk itu kami membutuhkan orang-orang berkuasa yang akan melayani demi rakyat," kata Zelensky, dikutip India Today.

Zelensky merupakan seorang pemula di dunia politik, bahkan tidak memiliki pengalaman berpolitik sebelumnya.

Dia lebih dikenal sebagai seorang aktor komedi dan perannya sebagai pemimpin negara dalam serial berjudul "Servant of the People".

Banyak pihak yang awalnya meragukan dan menganggap pencalonannya dalam pemilihan presiden Ukraina sebagai lelucon dan hal yang tidak mungkin.

Namun fakta berkata lain, dengan unggul di peringkat pertama dalam pemungutan suara putaran pertama, hingga meraih 73 persen suara dalam putaran kedua.

Zelensky bakal memimpin pemerintahan Ukraina selama lima tahun ke depan dan berupaya menghadapi permasalahan yang sedang dihadapi negara, mulai dari aneksasi Crimea oleh Rusia, konflik bersenjata dengan separatis di wilayah timur, hingga krisis ekonomi yang belum pernah dialami sebelumnya.

Baca juga: Presiden Baru Ukraina Umumkan Pemilu Parlemen Dini Digelar 21 Juli

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.