Dalam 2 Hari Terakhir, Irak Vonis Mati 4 Anggota ISIS asal Perancis

Kompas.com - 27/05/2019, 19:12 WIB
Ilustrasi hukuman mati. ShutterstockIlustrasi hukuman mati.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pengadilan Irak kembali menjatuhkan hukuman mati kepada warga Perancis yang terbukti bersalah dengab Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS).

Mustapha Merzoughi menjadi warga Perancis keempat yang mendapat vonis mati. Sebelumnya yang sudah mendapat vonis adalah Kevin Gonot, Leonard Lopez, dan Salim Machou.

Baca juga: Bergabung dengan ISIS, 3 Warga Perancis Dihukum Mati di Irak

Sebelum memberi vonis, hakim menuturkan berdasarkan bukti dan keterangan dari saksi, terungkap bahwa Merzoughi bergabung dan bekerja bersama ISIS.

"Saya tidak bersalah karena melakukan kejahatan atau pembunuhan. Satu-satunya kejahatan saya adalah pergi ke Suriah," keluh Merzoughi dikutip AFP Senin (27/5/2019).

Mengenakan seragam tahanan berwarna oranye, pria berusia 37 tahn itu meminta pengampunan kepada rakyat Irak, Suriah, Perancis, maupun keluarga korban.

Kepada penyelidik Merzoughi mengungkapkan dia pernah bertugas di kemiliteran Perancis antara 2000 sampai 2010. Termasuk penugasan di Afghanistan pada 2009.

Di Perancis, dia hidup di Toulouse yang juga kota tempat tinggal kakak beradik teroris Fabien serta Michel Clain yang mengklaim serangan Paris 2015 dan terbunuh di Suriah.

Melewati Belgia dan Maroko, pria keturunan Tunisia itu mengaku mendapatkan "pelatihan baik religius maupun militer" yang berlokasi di utara Suriah.

Rekan senegaranya Fodhil Tahar Aouidate seharusnya juga disidang Senin. Namun ditunda hingga 2 Juni setelah dia diduga dihajar saat di dalam penjara.

Aouidate berangkat ke Suriah pada 2013. Setelah itu dia bergabung dengan ISIS keesokan harinya. Demikian keteragan dari pengadilan Perancis.

Ketika 130 orang tewas dalam serangan yang diklaim ISIS, Aouidate muncul di video propaganda dan mengaku sangat puas karena melihat merka menderita.

Baca juga: Istri Bela Korban ISIS, George Clooney Khawatir dengan Keluarganya

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Marah karena Merasa Dikhianati, Kurdi Larang AS Bawa Tawanan Berbahaya ISIS

Internasional
Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Permintaan Terakhir Pria Ini Bikin Para Pelayat Tertawa saat Hadiri Pemakamannya

Internasional
Berisi Air Suci, 'Sepatu Yesus' Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Berisi Air Suci, "Sepatu Yesus" Ini Ludes dalam Hitungan Menit Meski Harganya Rp 42 Juta

Internasional
Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Trump Tak Masalah jika Napoleon Bonaparte Sekali Pun Bantu Lindungi Kurdi Suriah

Internasional
Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Minta Erdogan Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah, AS Jatuhkan Sanksi atas 3 Menteri Turki

Internasional
Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Trump Siap Hancurkan Ekonomi Turki jika Teruskan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Selamat Topan Hagibis Tewas Terjatuh dari Helikopter | Peringatan Presiden China

Internasional
Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Uni Eropa Kecam Invasi Militer Turki di Suriah, Tapi Tolak Jatuhkan Embargo Senjata

Internasional
Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Turki Bantah Serangannya terhadap Kurdi Suriah Meningkatkan Risiko Tahanan ISIS Kabur

Internasional
Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Trump: Kurdi Suriah Mungkin Sengaja Bebaskan Tahanan ISIS untuk Pancing AS

Internasional
Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Iran Rilis Foto Kapal Tanker Minyak yang Berlubang Akibat Diserang di Laut Merah

Internasional
Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Polisi Hong Kong: Demonstran Pakai Bom Rakitan Jarak Jauh untuk Lukai Petugas

Internasional
Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Lebih Kejam, Gembong Narkoba Meksiko Pengganti El Chapo Ini Tega Bunuh Perempuan dan Anak-anak

Internasional
Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Politisi Perempuan Kurdi Disergap dan Ditembak Mati oleh Milisi Pendukung Turki

Internasional
Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Sepakat Bantu Kurdi Hadapi Turki, Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Perbatasan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X