Orangtua Kandung Remaja 18 Tahun Ternyata Dibunuh Ayah Angkatnya

Kompas.com - 27/05/2019, 17:42 WIB
Polisi melakukan olah TKP bersama seorang pria yang merupakan pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Henan, China, 2001 ailam. SCMP via The StarPolisi melakukan olah TKP bersama seorang pria yang merupakan pelaku pembunuhan pasangan suami istri di Henan, China, 2001 ailam.

XINYANG, KOMPAS.com - Seorang remaja 18 tahun di China dipertemukan kembali oleh keluarganya 17 tahun setelah dia diculik dari rumah, dengan orangtuanya dibunuh.

Pada 2001, sepasang suami istri dengan marga Chen disiksa sampai mati di sebuah pondok yang berlokasi di Shangfengshan, dekat Xinyang, Provinsi Henan.

Baca juga: Ayah Angkat Beri Uang Rp 1 juta untuk Eksekutor Pembunuh Anaknya

CCTV via The Star Senin (27/5/2019) memberitakan, polisi yang sampai di lokasi kejadian menemukan pasangan itu sudah tewas. Namun mereka tak menemukan keberadaan putra pasangan itu.

Polisi yang menangani kasus itu, Chen Congjun, menuturkan saat mereka sampai ke lokasi suasana begitu gelap. "Namun, saya bisa tahu jika ada dua orang yang tewas,' katanya.

Karena tidak ada tanda-tanda perlawanan, polisi berasumsi kalau penyerang adalah sosok yang sudah mereka kenal dengan anak itu diculik dari orangtuanya.

Selama 17 tahun berikutnya, media lokal memberitakan identitas pelaku maupun bagaimana nasib bayi yang diculik masih misterius hingga sebuah peristiwa terjadi 2018.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat itu, polisi menemukan adanya DNA yang mirip antara kerabat dari pasangan yang dibunuh itu dengan seorang anak yang hidup di Kaifeng, Henan.

Seorang polisi dari kesatuan Xinyang kemudian melakukan investigasi, dan mengetahui kalau bocah itu diadopsi, memunculkan dugaan dia adalah bayi yang hilang 2001 silam.

Dugaan itu menjadi kenyataan setelah polisi melakukan wawancara dan memeriksa DNA bocah itu. Polisi kemudian mengalihkan pandangan mereka kepada ayah angkat si remaja.

Ayah angkat remaja itu diketahui merupakan dokter bermarga Zhang yang bekerja di area perkotaan.

Setelah dilakukan investigasi, terungkap Zhang pernah bekerja di Shangfengshan di waktu yang sama ketika orangtua remaja itu dibunuh. Saksi pun dikumpulkan.

Hasilnya, polisi menyimpulkan Zhang merupakan pelaku utama pembunuhan pasangan Chen. Zhang pun mengakui kesalahannya di depan polisi yang menanyainya.

Adapun remaja yang tidak disebutkan identitasnya tersebut berkumpul kembali dengan kerabat kandungnya setelah dibebaskan dari si ayah angkatnya.

Baca juga: Akibat Makan Sambil Duduk di Kursi, Pria Ini Dibunuh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.