Kompas.com - 26/05/2019, 19:30 WIB
Ilustrasi gempa. ShutterstockIlustrasi gempa.

LIMA, KOMPAS.com - Sebuah gempa kuat dengan magnitudo 8.0 dilaporkan mengguncang Peru pada Minggu pagi waktu setempat (26/5/2019), dan membuat warga mengungsi.

Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), pusat gempa itu dilaporkan berada di sekitar 75 km arah selatan-tenggara Lagunas, dan 180 km di timur Moyobamba.

Baca juga: Sebelum Kedatangan Trump, Jepang Diguncang Gempa

Adapun seperti dikutip Al Jazeera, kedalaman gempa itu adalah 110 km dengan otoritas lokal menyebutnya "kedalaman menengah", dan dirasakan hingga ibu kota Lima.

"Beberapa kerusakan dan korban mungkin terjadi. Sementara dampaknya hanya dirasakan di sekitar lokasi gempa," terang USGS dalam pernyataan awal.

Adapun Institut Geofisika Peru sebagaimana diberitakan AFP menyatakan, gempa dirasakan selama dua menit dengan magnitudo-nya dinaikkan menjadi 7.5 dari semula 7.2.

Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban jiwa. "Gempa dengan kedalaman ini biasanya hanya mmeberi kerusakan kecil di permukaan. Namun bisa dirasakan di luar episentrumnya," kata USGS.

Presiden Martin Vizcarra dalam kicauannya di Twitter meminta warganya untuk tetap tenang. "Saat ini, kami tengah menganalisis area yang terdampak," terang dia.

Laporan awal di televisi lokal menyatakan terdapat kerusakan di bangunan kota Yurimaguas yang letaknya dekat dengan pusat gempa. Namun hingga saat ini belum ditemukan korban.

Pacific Tsunami Warning Center menerangkan, mereka tidak memasang status tsunami pada gempa yang terjadi karena letaknya terlalu dalam di Bumi.

Februari lalu, terjadi gempa berkekuatan 7.5 yang berlokasi di negara tetangga Ekuador, dan sempat mengguncang kawasan pantai serta wilayah Amazon di utara Peru.

Gempa tersebut mengakibatkan sembilan orang terluka dan sejumlah bangunan rusak. Namun, Peru tidak terpengaruh.

Peru berada di wilayah yang disebut Cincin Api Pasifik. Di mana mayoritas aktivitas seismik Bumi berada.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 4,4 di Pasaman Barat Berpusat di Samudra Hindia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.