Paus Fransiskus: Aborsi Itu seperti Menyewa Pembunuh Bayaran

Kompas.com - 26/05/2019, 13:55 WIB
Paus Fransiskus. AFP / ANDREAS SOLAROPaus Fransiskus.

VATICAN CITY, KOMPAS.com - Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus menyerukan penolakannya terhadap praktik aborsi dalam konferensi yang digagas Vatikan.

Paus Fransiskus mengatakan, upaya membunuh sebuah janin adalah perbuatan yang tidak bisa dibenarkan meski si janin tak terbentuk sempurna atau sakit.

Baca juga: Terbitkan UU Anti-Aborsi Paling Keras, Alabama Terancam Diboikot

Dilansir Sky News Sabtu (25/5/2019), Paus menuturkan bahwa seorang manusia tidak pernah bertentangan dengan kehidupan sembari mengecam perbuatan aborsi.

Paus asal Argentina itu menjelaskan, dokter maupun pendeta seharusnya mendukung keluarga sehingga mereka berani untuk memutuskan mempunyai anak.

"Apakah bisa dibenarkan melakukan aborsi untuk menyelesaikan masalah? Apakah bisa dibenarkan menyewa pembunuh bayaran untuk menuntaskan masalah?" tanya Paus.

Menurut Paus Fransiskus, melakukan aborsi terhadap janin yang tidak sehat merupakan bentuk "eugenika tak manusiawi" dan menyebut kehidupan manusia sangatlah suci.

"Menggunakan diagnosa prenatalitas untuk tujuan tertentu seharusnya bisa ditolak dengan kuat," tegas Paus kepada New York Times seperti dikutip The Hill.

Ini bukan kali pertama Paus berusia 82 tahun itu mengecam aborsi. Tahun lalu, dia juga menyamakan proses aborsi seperti menggunakan jasa pembunuh.

Seraya mengecam aborsi, dia juga bersimpati terhadap perempuan yang sudah melakukannya dengan mengatakan bahwa mereka bisa mendapat pengampunan.

Komentar Paus Fransiskus muncul di tengah isu yang mengemuka di Amerika Serikat setelah Negara Bagian Alabama menyatakan aborsi sebagai tindak ilegal.

Dinamakan "Undang-undang Detak Jantung" karena peraturan anti-aborsi itu bakal berlaku bagi janin yang sudah diketahui detak jantungnya pada enam pekan pertama.

Pelaku aborsi maupun dokter yang melakukan bisa diancam hukuman antara 99 tahun hingga seumur hidup penjara, kecuali jika kehamilan itu mendatangkan masalah serius bagi si ibu.

Baca juga: Negara Bagian Alabama Tetapkan Aborsi sebagai Tindak Kriminal

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Kaitkan Kebakaran Hutan dengan Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis, Bintang Rugbi Australia Ini Dikecam

Internasional
AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

AS Kini Tak Pandang Permukiman Israel di Tepi Barat Ilegal

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

[POPULER INTERNASIONAL] Kapal Induk China Berlayar ke Selat Taiwan | Media Inggris Soroti Plastik di Indonesia

Internasional
Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini 'Dibebaskan' Setelah 15 Tahun

Dikurung di Penjara Manusia, Beruang Ini "Dibebaskan" Setelah 15 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X