Hilang Dua Pekan di Hutan, Perempuan Ini Ditemukan Selamat

Kompas.com - 26/05/2019, 04:10 WIB
Amanda Heller (tengah) ditemukan selamat setelah hilang dua pekan di Hutan Lindung Makawao di pulau Maui, Hawaii, AS, pada Jumat (24/5/2019). (Facebook/Javier Cantellops) Amanda Heller (tengah) ditemukan selamat setelah hilang dua pekan di Hutan Lindung Makawao di pulau Maui, Hawaii, AS, pada Jumat (24/5/2019). (Facebook/Javier Cantellops)

HONOLULU, KOMPAS.com - Lebih dari dua pekan lalu, Amanda Eller menjelajahi hutan di Hawaii dan sempat tidak diketahui kabarnya.

Perempuan berusia 35 tahun itu terakhir terlihat pada 8 Mei lalu. Keluarga dan teman-temannya meluncurkan misi pencarian dan menawarkan uang tunai bagi yang bisa menemukannya.

Eller menjelajahi Hutan Lindung Makawao di pulau Maui dan kini kerja keras tim penyelamat pun membuahkan hasil.

Baca juga: Najib Dituduh Pakai Dana 1MDB untuk Renovasi Rumah dan Beli Barang Mewah di Hawaii


Ahli terapi fisik dan instruktur yoga itu ditemukan. Pada Jumat (24/5/2019), tim pencarian dengan helikopter melihat Eller berada di dua air terjun.

Dia nampak berjalan tanpa alas kaki melewati jurang. Eller pun melambaikan tangan ketika melihat mereka.

"Kami melihat Amanda Eller, teman saya, melambaikan tangan," kata Javier Cantellops, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (25/5/2019).

Eller memang telah kehilangan berat badannya, tapi masih bertahan hidup dengan mengandalkan buah beri dan sumber air di hutan.

Dalam halaman Facebook "Find Amanda", kabar gembira itu diumumkan dan segera dibanjiri komentar penuh kelegaan.

Sang ibu, Julia, mengaku selalu merasa dalam hatinya bahwa putrinya masih hidup.

"Saya tidak pernah berhenti berharap bahkan dalam satu menit pun," katanya.

"Meski kadang ada saat-saat putus asa, saya tetap kuat untuknya karena saya yakin kami akan menemukannya," imbuhnya.

Julia mengatakan, putrinya mengalami patah kaki.

Baca juga: Bangkai Paus Mirip Marshmallow Menghantui Hawaii Sebulan Terakhir

"Saya benar-benar bersyukur putri saya kembali ke rumah," ucapnya.

Melansir AFP, kampanye penggalangan dana berhasil mengumpulkan uang 70.000 dollar AS atau Rp 1 miliar, sehingga tim mampu menyewa helikopter untuk mencarinya.

Kekasih Eller meripakan orang terakhir yang melihatnya. Sementara polisi menemukan mobilnya berada di tempat parkir, dekat jalur pendakian di hutan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber CNN,AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Pria Rusia yang Klaim Apple Mengubahnya Jadi Gay Cabut Gugatan

Internasional
Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Pria di Pakistan Lepaskan Singa Peliharaan Serang Tukang Listrik yang Tagih Bayaran

Internasional
Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Tabrakan Bus dengan Kendaraan Berat, 35 Warga Asing Tewas dalam Perjalanan Umroh

Internasional
Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Wanita Indonesia Ini Masuk dalam 100 Perempuan Berpengaruh Dunia Versi BBC

Internasional
Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Kembali Ejek Pemimpin Hong Kong, Politisi Oposisi Pro-demokrasi Diusir

Internasional
Trump Marah Disebut Beri 'Lampu Hijau' untuk Serangan Turki ke Suriah

Trump Marah Disebut Beri "Lampu Hijau" untuk Serangan Turki ke Suriah

Internasional
Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Karena Turis Sering Tersesat, Kota di Italia Larang Penggunaan Google Maps

Internasional
Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Hari Kiamat' Memakai 'Bahasa Khayalan'

Keluarga Belanda yang Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Hari Kiamat" Memakai "Bahasa Khayalan"

Internasional
AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

AS Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi Tambahan jika Turki Tak Hentikan Serangan ke Kurdi Suriah

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun 'Menunggu Kiamat', Pria Austria Ditahan

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi 9 Tahun "Menunggu Kiamat", Pria Austria Ditahan

Internasional
Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Surat Trump kepada Erdogan: Jangan Jadi Bodoh

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda 'Menanti Kiamat' | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

[POPULER INTERNASIONAL] Keluarga di Belanda "Menanti Kiamat" | Erdogan Tak Khawatir Disanksi AS

Internasional
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Dikeroyok Orang-orang Tak Dikenal Pakai Palu

Internasional
Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Filipina Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,4, Ratusan Warga Menyelamatkan Diri

Internasional
Beralasan 'Menanti Kiamat', Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Beralasan "Menanti Kiamat", Satu Keluarga di Belanda Tinggal di Bawah Tanah selama 9 Tahun

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X