Kompas.com - 25/05/2019, 16:29 WIB

TOKYO, KOMPAS.com - Presiden AS Donald Trump dan istrinya, Melania, tiba di Jepang pada Sabtu (25/5/2019), dalam kunjungan kenegaraan untuk memamerkan relasi kuat dengan Tokyo.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dijadwalkan akan menggelar perjamuan kekaisaran dan menempatkan Trump pada kursi baris depan di turnamen sumo.

Diwartakan Reuters, Trump akan berada di "Negeri Sakura" hingga Selasa (28/5/2019).

Baca juga: Abaikan Kongres, Trump Pakai Ancaman Iran agar AS Jual Senjata ke Saudi

Trump dan Abe diperkirakan akan membahas perdagangan pada Senin mendatang. Meski demikian, diyakini kemungkinan kesepakatan tidak akan terealisasi dalam pertemuan tersebut.

Trump juga akan menjadi pemimpin asing pertama yang disambut oleh Kaisar Jepang baru, Naruhito, sejak dia mengambil alih takhta pada awal bulan ini.

"Perdana Menteri Abe bilang kepada saya, dengan sangat spesifik, 'Anda adalah tamu kehormatan'," katanya dalam konferensi dadakan pada Kamis lalu.

"Dari semua negara di dunia, saya adalah tamu kehormatan di acara terbesar yang telah mereka jalani selama 200 tahun," ucapnya.

Ucapan Trump merujuk pada rencana kunjungan pada Minggu (26/5/2019) ke hari terakhir turnamen sumo musim panas atau basho.

Trump diharapkan bisa memberikan piala kepada pemenang laga sumo. Tapi kehadiran pria berusia 72 tahun itu menjadi mimpi buruk bagi logistik, keamanan, dan protokol.

Pasalnya, mereka harus memastikan Trump terlindungi ketika penonton mulai melempar bantal, sesuai tradisi ketika sang Grands Champion atau yokozuna jatuh.

Melansir dari AFP, Trump dan Abe akan bermain golf sebelum pergi ke pertandingan sumo.

Baca juga: Berkunjung ke Inggris, Trump Bakal Boyong Istri dan Anak-anaknya

Sementara istri mereka akan menyantap makanan di restoran di Roppongi, Tokyo, dengan menu andalan sirloin sapi seharga 5.184 yen atau Rp 677.000 untuk dua orang.

Selain membahas perdagangan, pada Senin (27/5/2019), Trump dan Abe akan membahas program nuklir dan rudal Korea Utara.

Trump juga akan mengunjungi pasukan AS di Jepang, menyoroti aliansi militer antara kedua sekutu di tengah ketegangan yang meningkat dengan Korea Utara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Reuters,AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.