[KABAR DUNIA SEPEKAN] Saudi Tak Ingin Perang | Pelecehan di Pesawat

Kompas.com - 25/05/2019, 08:40 WIB
Pasukan Garda Revolusi IranAFP / STR Pasukan Garda Revolusi Iran

KOMPAS.com - Sepanjang pekan ini, dunia mennyaksikan situasi ketegangan di kawasan Teluk. Namun, Arab Saudi menyatakan tak ingin perang melawan Iran.

Selain situasi negara, kasus pelecehan menimpa penumpang pesawat asal Australia.

Berikut ini, lima rangkuman berita populer dari berbagai negara sepanjang Senin (20/5/2019) hingga Jumat (25/5/2019):

1. Arab Saudi Tak Ingin Perang Lawan Iran


Pemeritah Arab Saudi mengaku tidak menginginkan terjadinya perang di kawasan Teluk dengan Iran.

Negara yang dipimpin Raja Salman itu menjadwalkan pertemuan darurat negara Teluk dan Liga Arab untuk membahas ketegangan yang semakin meningkat.

Meski demikian, Saudi juga memperingatkan akan tetap bertindak jika kepentingan negaranya terganggu.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

2. Perbandingan Kekuatan Militer AS dan Iran

Ketegangan yang meningkat di wilayah Teluk menimbulkan kekhawatiran. Meski demikian, perselisihan antara AS dengan Iran juga patut diperhitungkan.

Lalu, seperti apa kekuatan militer AS dan Iran apabila kedua negara tersebut berperang?

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

3. Ribuan Perempuan Korea Utara Dijual ke China sebagai Budak Seks

Ribuan perempuan asal Korea Utara dilaporkan telah diculik dan dijual untuk menjadi pekerja seks komersial di China.

Demikian menurut laporan dari organisasi hak asasi manusia Inisiatif Masa Depan Korea, yang berbasis di London, Inggris.

Nilai perdagangan ini disebut dapat mencapai 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1,4 triliun) per tahun.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

4. Kedubes AS di Indonesia Keluarkan Peringatan

Kedutaan besar AS mengeluarkan peringatan bagi warga negaranya yang berada di Indonesia untuk menghindari kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Peringatan ini sampaikan, setelah munculnya aksi demontrasi menyikapi hasil pemilu Indonesia pada Selasa (21/5/2019) tengah malam.

Kedubes AS juga mengimbau warga negaranya untuk terus memantau media-media lokal di Indonesia.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

5. Penumpang Pesawat Mengaku Dilecehkan Saat Diminta Pindah Kursi

Seorang pria asal Australia yang menumpang pesawat Qantas dari Melbourne menuju Brisbane merasa telah dilecehkan oleh pramugari karena memintanya pindah kursi.

Penumpang tersebut diminta pindah lantaran saat itu dia duduk di kursi yang berada di dekat pintu darurat.

Pria itu merasa pramugari telah mengejek bentuk tubuhnya yang gemuk.

Berita selengkapnya klik tautan di sini.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik dengan Pakistan, India Langsung Menjawab

Internasional
Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Jet Tempur Pasukan Khalifa Haftar Mendarat Darurat di Jalanan Tunisia

Internasional
Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Close Ads X