Kompas.com - 24/05/2019, 14:30 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani. AFP /IRANIAN PRESIDENCY/HO/NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) dan Presiden Iran Hassan Rouhani.

TEHERAN, KOMPAS.com - Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan kemerdekaan dan kedaulatan negaranya tidak akan hancur meski mendapat serangan dari musuh.

Pernyataan itu disampaikan Rouhani di tengah ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat. Rouhani berujar Iran kini menghadapi ancaman serangan yang lebih rumit dari sebelumnya.

Di hari sebelumnya, pejabat militer Iran menuturkan bahwa ketegangan dua negara merupakan "konflik kepentingan". Pejabat itu memperingatkan "petualangan" AS bakal dihadang oleh mereka.

Baca juga: Turki Berhenti Impor Minyak Iran karena Hormati Sanksi AS

Dilansir Russian Today dalam peringatan Perang Iran-Irak 1980-1988 Kamis (23/5/2019), Rouhani berujar tekanan AS melingkupi "serangan terhadap kesejahteraan dan taraf hidup rakyat Iran".

Dikutip Al Jazeera, Dia merujuk kepada sanksi yang dijatuhkan Washington setelah Presiden Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir 3015 pada Mei 2018 lalu.

"Lebih dari satu tahun setelah penerapan sejumlah sanksi, rakyat kita sama sekali tidak tunduk kepada tekanan meski harus diakui kehidupan mereka saat ini cukup sulit," katanya.

Dia menuturkan Iran bakal tetap melawan meski nantinya Gedung Putih mengerahkan pasukan dan melancarkan bombardir baik dari darat, laut, dan udara.

"Jika anak-anak kita menjadi martir, terluka, atau tertangkap, dan meski tanah ini dibom, kami tak akan menyerahkan harga diri dan kedaulatan kami," tegas Rouhani.

Dia juga mengatakan kultur "pengorbana diri" harus terus diamalkan Iran, dan mengklaim mereka bisa mengalahkan AS maupun sekutunya di Timur Tengah, Israel.

Pada Kamis pagi waktu setempat, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei juga berkata generasi muda Iran bakal melihat kehancuran Washington serta Tel Aviv.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.