Kompas.com - 24/05/2019, 07:20 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Amerika Serikat dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengirim lebih banyak pasukan ke wilayah Timur Tengah.

Pengerahan tambahan pasukan tersebut guna mencari cara untuk meningkatkan perlindungan terhadap pasukan AS di wilayah yang bergolak. Demikian kata penjabat Menteri Luar Negeri AS Patrick Shanahan.

Shanahan juga kembali membantah laporan yang menyebut rencana pengerahan 10.000 tentara AS ke wilayah Teluk karena peningkata ketegangan dengan Iran.

"Apa yang kita lihat adalah, apakah ada hal yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan perlindungan pasukan di Timur Tengah? Mungkin ini melibatkan pengiriman pasukan tambahan," ujar penjabat menteri pertahanan AS Patrick Shanahan, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Pentagon Kirim Kapal Amfibi dan Sistem Rudal Patriot ke Wilayah Teluk

Sebelumnya, Pentagon telah mengumumkan sejumlah operasi militer AS yang telah dikerahkan, yakni diantaranya pengerahan pesawat pembom B-52 hingga sistem pertahanan rudal Patriot dan penempatan kelompok kapal induk AS ke Teluk.

Gerakan-gerakan tersebut, dikatakan Pentagon sebagai tanggapan akan peringatan intelijen tentang ancaman serangan terhadap kepentingan AS di Timur Tengah.

Tidak dijelaskan hingga kini bentuk ancaman yang dikatakan Pentagon datang dari Iran.

Langkah pengerahan pasukan dan armada tempur ke wilayah Teluk dan Timur Tengah juga mendapat pandangan skeptis dari Kongres yang khawatir akan terjadinya kesalahan perhitungan yang berbahaya untuk AS.

Shanahan, awal pekan ini mengatakan, respons AS telah membuat ancaman tersebut ditunda atau dibatalkan.

"Kami telah mencegah serangan berdasarkan penempatan kembali aset kami, menghambat serangan terhadap pasukan AS," kata Shanahan kepada wartawan, Selasa (21/5/2019), usai menyampaikan pengarahan singkat kepada Kongres AS.

"Fokus terbesar kami saat ini adalah mencegah terjadinya kesalahan perhitungan terhadap Iran. Kami tidak ingin ketegangan meningkat," ujarnya.

Baca juga: Kurangi Ketegangan, Irak Bakal Kirim Delegasi ke AS dan Iran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.