Setelah Mendekam 33 Tahun di Penjara, Pria Tak Bersalah Ini Akhirnya Bebas

Kompas.com - 23/05/2019, 23:00 WIB
Keith Bush ketika hadir di persidangan. Dia akhirnya dibebaskan karena tak bersalah setelah dituduh membunuh gadis 14 tahun pada 1976. James Carbone/Newsday via AP Keith Bush ketika hadir di persidangan. Dia akhirnya dibebaskan karena tak bersalah setelah dituduh membunuh gadis 14 tahun pada 1976.

NEW YORK, KOMPAS.com - Selama hampir empat dekade, Keith Bush selalu bersikeras dia tidak melakukan kejahatan yang didakwakan kepadanya: membunuh gadis 14 tahun di Bellport, New York.

Polisi, kata Bush, telah menyiksanya dan memaksanya supaya dia menandatangan surat yang berisi pengakuan yang ternyata sama sekali tidak dia baca.

Selama dipenjara, dia mendapat bantuan dari Jurusan Hukum Pace yang berupaya memperoleh rekaman maupun bukti bahwa Bush merupakan sidang yang tidak adil.

Baca juga: Mantan Diplomat Pengkritik Presiden Mesir Dibebaskan

Bahkan setelah dia menjalani pembebasan bersyarat, The Independent melansir Kamis (23/5/2019) Bush masih terus berjuang untuk mendapat keadilan dan memulihkan nama baiknya.

Akhirnya momen manis itu terjadi dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Distrik Suffolk County, Long Island, pada Rabu pagi waktu setempat (22/5/2019).

Dikutip New York Post, Bush yang kini berusia 62 tahun menatap kaget ketika Hakim Anthony Senft mengabulkan mosi untuk menganulir vonis dan membebaskannya dari tuduhan.

Ini berarti Bush akhirnya dinyatakan tidak bersalah benar-benar bebas setelah 33 tahun mendekam di penjara. Baik keluarga maupun teman Bush bersorak di ruang sidang.

"Saya tidak bisa memberi apa yang sudah diambil dari Anda pada 1970-an. Namun apa yang bisa saya pulihkan hari ini adalah fakta bahwa Anda tak bersalah," ujar Hakim Senft.

Bush diputus bersalah pada 1976 setelah memukul dan mencekik Sherese Watson hingga tewas dalam percobaan serangan seksual di Bellport tahun sebelumnya.

Jaksa Suffolk Timothy Sini mengemukakan dari bukti yang ada, diketahui pria bernama John Jones, yang meninggal pada 2006, merupakan pelaku sesungguhnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X