Kompas.com - 23/05/2019, 20:44 WIB

Latihan itu bakal digelar di dekat Guam, dan melibatkan sekitar 3.000 pelaut dari empat negara yang berfokus antara lain perang anti-kapal selam dan operasi kontra-serangan udara.

April lalu, China marah dan mengerahkan angkatan lautnya untuk menangkal kapal perang Perancis yang berada di Selat Taiwan, dengan Beijing melayangkan nota protes.

China masih menganggap Taiwan sebagai bagian dari teritorinya yang harus dipersatukan kembali meski dua wilayah itu sudah terpisah sejak berakhirnya perang sipil pada 1949.

Secara diplomatik, Gedung Putih mengakui China. Namun, mereka masih menjalin relasi dengan Taipei yang diperlihatkan melalui kerja sama di bidang militer.

Baca juga: Buntut Masuknya Kapal Perang AS, China Gelar Patroli di Selat Taiwan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.