Hari Ini dalam Sejarah: Pasta Gigi dalam Tabung Diperkenalkan

Kompas.com - 22/05/2019, 15:42 WIB
Ilustrasi pasta gigi yang mengandung arang aktif Ilustrasi pasta gigi yang mengandung arang aktif

KOMPAS.com - Gosok gigi merupakan aktivitas sehari-hari yang kita lakukan paling tidak pagi dan malam hari. Kesadaran akan kerusakan gigi dan penyakit gigi menyebabkan kita rutin gosok gigi.

Penggunaan pasta gigi juga penting, sesuai dengan kondisi dan sensitivitas gigi masing-masing orang.

Jika dilihat secara saksama, wadah pasta gigi yang digunakan selalu sama, yaitu bentuk tabung atau tube. Kesamaan bentuk dan fungsi pasta gigi itu merupakan buah karya dari seorang penemu sekaligus dokter gigi asal Amerika Serikat bernama Washington Sheffield.

Sheffield berhasil mengembangkan wadah atau tabung pasta gigi tepat hari ini 127 tahun yang lalu, tepatnya pada 22 Mei 1893.

Wadah atau tabung itu kemudian dijual bersamaan dengan formula khusus pasta gigi buatan perusahaan milik Sheffield.

Berbekal pengalaman dalam bidang kedokteran gigi, dia mampu meramu pasta gigi yang dikenal dengan nama "Dr Sheffield’s Creme Dentifrice".

Penggunaan tabung pasta gigi ini menandai cara menggosok gigi yang lebih ringkas yang cepat. Seseorang juga menilai ini lebih praktis daripada wadah pasta gigi sebelumnya.

Berawal dari Amerika Serikat, penggunaan wadah atau tabung itu kemudian bisa menyebar ke berbagai negara di dunia.

Baca juga: 8 April 1879, Saat Susu Dijual dalam Botol untuk Kali Pertama..

Awal pengembangan

drg Washington Sheffield Public Domain via Wikipedia.org drg Washington Sheffield
Washington Wentworth Sheffield lahir di North Stonington, Connecticut, AS. Setelah lulus dari sekolah kedokteran gigi, ia bekerja dan mengabdikan ilmunya di New London dan pindah ke New York.

Ia akhirnya memutuskan kembali ke New London dan fokus terhadap perawatan gigi beserta bedah gigi. Di awal praktik dokter gigi dr Sheffield, ia merumuskan obat kumur yang ia gunakan selama bertahun-tahun pada pasiennya.

Cara ini dianggap manjur untuk membantu kesadaran seseorang mengenai kesehatan gigi. Pada 1860-an, dia bersama dengan rekannya membuat perusahaan Sheffield Dentifrice Company.

Perusahaan ini mengembangkan dan membuat obat kumur untuk kesehatan gigi. Perusahan menjual obat kumur tersebut dengan nama "Balsem Elixir Sheffield". Berawal dari obat kumur, perusahaan itu juga fokus terhadap pengembangan pasta gigi pertamanya.

Sebelumnya, mereka membagikan sampel pasta gigi dengan tambahan ekstrak mint untuk memberikan sensasi gosok gigi yang lebih nyaman. Sampel itu diterima dengan baik dan antusiasme mulai muncul untuk meproduksi pasta gigi ini.

Sheffield Dentifrice Company akhirnya membuat dan mengembangkan pasta gigi tersebut dan mulai menjualnya ke publik. Penjualan ini sama seperti yang lainnya, yakni menggunakan kemasan dalam botol.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah, Kali Pertama Coca-Cola Dijual dalam Botol

Era baru

wadah atau tabung pasta gigi pertamaconnecticuthistory wadah atau tabung pasta gigi pertama

Penggunaan botol untuk mengemas pasta gigi semakin marak pada akhir abad ke-19. Beberapa perusahaan mulai membuat aneka macam botol yang berguna untuk menampung pasta gigi ini.

Cara penggunaannya dengan mencelupkan sikat gigi tersebut ke dalam botol. Penggunaan ini dinilai kurang praktis, dan menjadikan Sheffield Dentifrice Company membuat cara lain.

Perusahaan itu terinspirasi dari seniman yang biasanya menggunakan cat dan tinta dengan wadah tabung logam. Wadah ini bisa dilipat dan digulung.

Akhirnya, Sheffield Dentifrice Company memproduksi tabungnya sendiri yang terbuat dari timah putih. Cara ini dinilai lebih aman untuk mengemas pasta gigi. Selain itu, wadah ini juga tersimpan dalam kotak dalam penjualan.

Ketika penjualan itu semakin maju, perusahaan juga mengembangkan krim, salep hingga pasta gigi jenis lain. Hingga saat ini, perusahaan ini masih terfokus terhadap pengembangan kesehatan gigi dengan menghadirkan aneka pasta gigi.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Pria India Ini Sembah Trump sebagai Dewa dan Buatkan Patung Untuknya

Internasional
Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Kasus Dugaan Infeksi Virus Corona di Zimbabwe Negatif, WHO Tetap Peringati Negara-negara di Afrika

Internasional
Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Pria Jepang Dikabarkan Terjangkit Virus Corona Selepas Berkunjung ke Indonesia

Internasional
Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Presiden Korea Selatan Naikkan Status Infeksi Virus Corona di Level Tertinggi

Internasional
6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

6 Orang Meninggal karena Virus Corona, Iran Tutup Sekolah hingga Larang ke Bioskop

Internasional
Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Kasus Infeksi Virus Corona di Korea Selatan dan Italia Melonjak, Begini Langkah Pemerintahnya

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Ayah di Suriah Ajari Anaknya Tertawa Dengar Ledakan Bom | Kisah Korban Bully Quaden Bayles

Internasional
Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Terinspirasi Kisah Agatha Christie, Pria Ini Bunuh Tetangganya Pakai Minuman Soda

Internasional
Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Australia Anjurkan Warganya Untuk Karantina Selama Dua Pekan

Internasional
Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Video Perawat Hamil Rawat Pasien Virus Corona Dirilis, Publik China Marah

Internasional
Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Kaget Digigit, Peselancar Ini Tinju Mata Hiu

Internasional
2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

2 Meninggal dan 79 Terinfeksi Virus Corona, Italia Tutup Puluhan Kota

Internasional
Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Ancaman Ekstremis Sayap Kanan Meningkat, Jerman Perkuat Keamanan

Internasional
Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Kasus Virus Corona Per 23 Februari 2020, 2.400 Orang Meninggal, 76.000 Terinfeksi

Internasional
Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Dalam 24 Jam, Italia Umumkan 2 Korban Meninggal dan 79 Kasus Infeksi Virus Corona

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X