Slovenia Buka Pendaftaran sebagai Mata-mata

Kompas.com - 21/05/2019, 20:13 WIB
Ilustrasi Mata-mata.Shutterstock Ilustrasi Mata-mata.

LJUBLJANA, KOMPAS.com - Badan intelijen Slovenia mengumumkan mereka tengah membuka pendaftaran sebagai mata-mata kepada khalayak luas untuk kali pertama.

Badan Keamanan dan Intelijen Slovenia (SOVA) mengumumkan perekrutan itu dengan memasang iklan di sejumlah media seperti harian Delo, dilansir AFP Selasa (21/5/2019).

Baca juga: Akibat Mencuri Sandwich, Anggota Parlemen Slovenia Mengundurkan Diri

"Kami memanggil setiap orang yang tertarik di bidang intelijen dan keamanan, menyukai tantangan, dan siap menjalankan tugas yang diberikan," demikian isi iklan SOVA itu.

Satu syarat utama yang harus dipenuhi oleh calon kandidat mata-mata adalah berkewarganegaraan Slovenia. Nantinya, mereka bisa melamar di sejumlah posisi.

Di antaranya mengumpulkan informasi intelijen melalui kerja sama rahasia, bertukar data dengan intelijen negara lain, atau menyiapkan laporan dan melakukan analisis.

Penghematan anggaran yang dilakukan SOVA selama bertahun-tahun telah menggerus kemampuan mereka dalam melakukan pekerjaan intelijen dan melemahkan reputasi mereka.

Puncaknya adalah pada 2015, sebuah skandal penyadapan telepon antara Slovenia dan Kroasia untuk membahas sengketa perbatasan membuat reputasi SOVA di titik nadir.

Dalam keterangan tertulisnya, SOVA menyatakan mereka hanya melakukan sedikit perekrutan agen baru dalam beberapa tahun terakhir.

"Perkembangan teknologi yang cepat dan berkembangnya ancaman keamanan membuat kami harus memperkuat diri melalui staf yang lebih muda dan baru," ujar SOVA.

Selain itu, tujuan dari perekrutan secara terbuka adalah sebagai bentuk transparansi publik sekaligus berusaha menjangkau masyarakat Slovenia.

Baca juga: Diduga Mata-mata untuk Inggris, Perempuan Iran Dipenjara 10 Tahun



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya


Close Ads X