Murid SMP Sajikan Crepes Campur Air Kencing dan Sperma ke Gurunya

Kompas.com - 21/05/2019, 16:54 WIB
Ilustrasi Crepes. ShutterstockIlustrasi Crepes.

POWELL, KOMPAS.com - Sebuah SMP di Negara Bagian Ohio, Amerika Serikat (AS), dilaporkan tengah diselidiki otoritas penegak hukum setelah melakukan perbuatan tak pantas kepada gurunya.

Juru bicara Kantor Sheriff Delaware County mengatakan anggotanya melakukan penyelidikan atas laporan yang ditujukan terhadap murid di SMP Hyatts Powell.

Sebabnya seperti diberitakan New York Post dan Daily Mail Senin (20/5/2019), ada murid yang menghidangkan crepes bercampur dengan air kencing serta sperma.

Baca juga: Crepes Leopard - Sajian Sedap

Berdasarkan laporan The Columbus Dispatch, para murid awalnya tengah mempersiapkan crepes sebagai bagian proyek akhir tahun bagi kelas Ekonomi Rumah Tangga.

Dalam video yang beredar, sejumlah siswa memasukkan air kencing serta sperma ke dalam adonan crepes, dan kemudian menghidangkannya ke guru yang menjadi juri serta staf sekolah.

"Ada satu murid yang merekamnya. Untungnya, rekaman itu beredar dengan cepat ke seantero sekolah hingga berakhir," ujar juru bicara kantor sheriff Tracy Whited.

Dia menuturkan sekolah langsung menghubungi otoritas Kamis pekan lalu (17/5/2019). Sheriff langsung memasukkan peristiwa itu ke dalam kasus pidana.

Setidaknya lima orang guru dan staf sekolah disebut sebagai korban, dengan para deputi sheriff mencoba mendapatkan keterangan daru delapan murid.

Whited berkata setiap murid yang ketahuan memasukkan kencing maupun sperma ke dalam adonan crepes itu bakal dijerat dengan pasal perbuatan tidak menyenangkan.

Menurut Whited, kantor sheriff akan memastikan apakah benar crepes itu bercampur dengan air kencing melalui analisis forensik menggunakan uji laboratorium.

Otoritas menyatakan mereka tidak mengetahui berapa jumlah murid yang terlibat dalam perbuatan itu maupun berapa guru dan staf yang memakan crepes tersebut.

Pengacara salah satu murid, Brad Koffel, meminta kepada publik untuk berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat sebelum mendapatkan gambaran kejadian sebenarnya.

"Insiden itu mungkin saja merupakan bentuk candaan (prank) untuk keperluan konten video. Kami masih tidak tahu apakah benar-benar sperma dan urin yang dimasukkan," tuturnya.

Adapun Distrik Sekolah Olentangy dalam keterangan tertulis menuturkan keselamatan dan keamanan guru serta staf merupakan prioritas utama mereka.

Baca juga: Baghrir, Crepes Tradisional Teman Minum Teh di Maroko

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

[POPULER INTERNASIONAL] Video Rudal S-400 Rusia Hancurkan Target | Kaisar Naruhito Lengkapi Ritual Penobatan

Internasional
Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Pria Marah Ini Pukul dan Tendang Bus yang Meninggalkannya

Internasional
Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Pangeran Harry Mengaku Kerap Tak Sejalan dengan Pangeran William

Internasional
Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Bekerja sebagai PSK, Wanita di India Dibunuh Menantu yang Juga Kekasihnya

Internasional
TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

TikTok Hapus Video Propaganda ISIS

Internasional
Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Rusia Rilis Video Sistem Rudal S-400 Sedang Beraksi Menghancurkan Target

Internasional
Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Sedang Bermain Pokemon Go, Gadis Ini Tewas Ditembak di Kepala

Internasional
AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

AS Kerahkan Satu Batalion Pasukan dan Puluhan Tank ke Lithuania

Internasional
Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi 'Baby Shark' kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Viral Demonstran Lebanon Bernyanyi "Baby Shark" kepada Bayi, Bagaimana Ceritanya?

Internasional
Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Warga Kurdi Suriah Lempari Kendaraan Militer AS dengan Batu dan Tomat Busuk

Internasional
Menderita 'Sakit Tak Tertahankan', Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Menderita "Sakit Tak Tertahankan", Duterte Persingkat Kunjungan ke Jepang

Internasional
PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

PM Kanada Justin Trudeau Kembali Terpilih dalam Pemilu Meski Menang Tipis

Internasional
Penyandang Disabilitas Ini Diminta 'Lepaskan Celana' oleh Petugas Bandara India

Penyandang Disabilitas Ini Diminta "Lepaskan Celana" oleh Petugas Bandara India

Internasional
Trump 'Siap' Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Trump "Siap" Kerahkan Militer Lawan Turki demi Melindungi Kurdi Suriah

Internasional
Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Selesaikan Ritual, Naruhito Resmi Dinobatkan Menjadi Kaisar Jepang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X