Perempuan Mesir Andalkan Pencak Silat untuk Lawan Pelecehan

Kompas.com - 21/05/2019, 11:50 WIB
Atraksi loncat api dalam Festival Pencak Silat yang digelar oleh KBRI Kairo, Mesir, pada Sabtu (15/9/2018) di Algezira, Kairo. (KBRI Kairo, Mesir) Atraksi loncat api dalam Festival Pencak Silat yang digelar oleh KBRI Kairo, Mesir, pada Sabtu (15/9/2018) di Algezira, Kairo. (KBRI Kairo, Mesir)

KAIRO, KOMPAS.com - Indonesia memang kaya dengan budaya, adat, bahasa, dan keunikan lainnya, tak terkecuali seni bela diri.

Bahkan sejumlah kesenian untuk mempertahankan diri itu sudah menyebar ke berbagai negara, seperti Mesir.

Di jantung ibu kota Mesir, para perempuan mengandalkan seni bela diri kuno Indonesia untuk melawan pelecehan.

Dengan bantuan dari mahasiswa Indonesia, sekitar 1.200 perempuan dan anak-anak di "Negeri Piramida mempelajari olahraga tersebut di pusat kebudayaan di Kairo.


Baca juga: Indonesia Perkenalkan Pencak Silat ke Meksiko

"Tentu ada banyak masalah di jalan-jalan," ujar seorang remaja Mesir, Rahma Hatem, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (21/5/2019).

"Jika seseorang mendekati saya, saya bisa membela diri dengan baik. Saya percaya diri sekarang dan tidak ada yang bisa melecehkan saya karena saya menghadapi mereka," katanya.

Seni bela diri yang mereka pelajari adalah Pencak Silat, yang semakin dikenal di Mesir sejak 2003. Menurut pelatih Roqaya Samaloosi,Pencak Silat semakin populer di kalangan masyarat Mesir pada 2011.

Perempuan yang kebanyakan remaja dan kaum muda berkumpul di Pusat Kebudayaan Indonesia setiap pekan. Mereka berlatih mengasah kemampuan bela diri dan kebugaran.

Dalan satu sesi, perempuan mengenakan seragam merah dengan penutup kepala berwarna hitam, berada di dalam lingkaran di sekitar dua perempuan yang saling berlatih menendang dan memukul.

Sementara perempuan lainnya bertepuk tangan ketika salah satu dari dua petarung berhasil mengalahkan lawan.

Survei dari dari Thomson Reuters Foundation pada 2017 menunjukkan, Kairo merupakan kota besar di dunia yang paling berbahaya bagi perempuan.

Temuan itu berdasarkan kurangnya perlindungan terhadap mereka dari kekerasan seksual, praktik budaya yang berbahaya, dan rendahnya akses kesehatan serta keuangan.

Perempuan di kota itu juga sering mengalami pelecehan seksual secara verbal ketika melewati jalan-jalan.

Menilik sejarahnya, Pencak Silat berasal dari abad ke-6 yang banyak dipraktikkan di pulau Sumatra dan semenanjung Malaya.

Baca juga: Sangat Mewah, Firaun Mesir Ini Pakai Perhiasan dari Pecahan Meteorit

Dua kerajaan, Sriwijaya di Sumatra dan Majapahit di pulau Jawa, menggunakan kemampuan bertarung ini pada abad ke-7 hingga 16 ketika menguasai wilayah yang sekarang disebut Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Seni bela diri ini dipengaruhi oleh senjata Hindu, musik Nepal, gaya bergulat India, pakaian Siam, senjata Arab, dan metode bertarung China.

Pencak Silat kemudian menyebar melalui perdagangan, migrasi, dan perang.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Trump Mengaku Diminta Jadi Penengah Konflik Kashmir India dan Pakistan

Internasional
Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Trump: Jika Saya Mau Perang, Afghanistan Bisa Terhapus dari Muka Bumi Ini

Internasional
Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Tinggal Seorang Diri, Pensiunan Ditemukan Telah Meninggal Selama 7 Bulan

Internasional
Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Trump Puji Peran Pakistan dalam Proses Perdamaian Afghanistan

Internasional
Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Langgar Wilayah Udara Korea Selatan, Jet Tempur Rusia Disambut Tembakan Peringatan

Internasional
Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Berkomentar soal Menembak Anggota Kongres di Facebook, Seorang Polisi AS Dipecat

Internasional
Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Kim Jong Un Kunjungi Proyek Pembangunan Kapal Selam Korut

Internasional
Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Iran Klaim Bongkar Jaringan Mata-mata AS, Ini 5 Faktanya

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

[POPULER INTERNASIONAL] Iran Bongkar Jaringan Mata-mata CIA | Bentrok Unjuk Rasa di Hong Kong

Internasional
2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

2 Bulan Lebih Ditahan, Kapal Tanker Iran Dibebaskan Arab Saudi

Internasional
Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Menurut Intelijen Iran, 17 Terduga Mata-mata CIA Dapat Tawaran Menggoda

Internasional
Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Trump Dikritik karena Bantah Mata-mata CIA Ditangkap Iran

Internasional
Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Hilang 51 Tahun, Kapal Selam Perancis Ditemukan di Laut Mediterania

Internasional
Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Trump: Klaim Iran Tangkap Agen Rahasia CIA Benar-benar Ngawur

Internasional
Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Abe: Kurangi Ketegangan AS dengan Iran, Jepang Akan Lakukan Segala Cara

Internasional
Close Ads X