Seoul Siap Beri Bantuan Kemanusiaan ke Korea Utara Senilai Rp 115 Miliar

Kompas.com - 20/05/2019, 19:10 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama. AFP/Pyeongyang Press CorpsPemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kanan) dan Presiden Korea Selatan Moon jae-in melambaikan tangan menyapa warga di Pyongyang Selasa (18/9/2018). Moon memulai kunjungan selama tiga hari dengan denuklirisasi menjadi agenda utama.

SEOUL, KOMPAS.com - Korea Selatan, Senin (20/5/2019), mengatakan berencana untuk memberi bantuan kemanusiaan senilai 8 juta dollar AS atau sekitar Rp 115 miliar kepada Korea Utara yang sedang dilanda kekeringan.

Selain itu, Seoul juga tengah mempertimbangkan untuk mengirimkan bantuan makanan ke Pyongyang.

Juru bicara Kementerian Unifikasi Korea Selatan, Lee Sang-min mengatakan, pemerintahnya akan membahas rencana tersebut dengan Program Pangan Dunia dan UNICEF, di mana bantuan itu akan diserahkan untuk kemudian didistribusikan ke rakyat Korea Utara.

Korsel juga sedang berupaya membangun dukungan publik maupun politik untuk dapat memberikan bantuan pangan secara langsung maupun melalui organisasi internasional kepada Korut.

Baca juga: Korea Utara Dilanda Kekeringan Terburuk dalam 37 Tahun Terakhir

Korea Utara dikabarkan tengah menderita kekeringan terburuk dalam satu abad terakhir, selain itu juga dilaporkan mengalami kekurangan pangan.

"Pemerintah pertama-tama akan berdiskusi dengan organisasi internasional mengenai penyediaan bantuan dan mengambil langkah-langkah agar bantuan dapat tiba (di Korea Utara) secepatnya," kata Lee, dikutip The Japan Times.

"Sementara mengenai masalah bantuan langsung, kami akan mempertimbangkannya dengan mengumpulkan pendapat dari warga," tambahnya.

Disampaikan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dengan pemberian bantuan diharapkan akan dapat membantu menghidupkan kembali diplomasi dengan Pyongyang, yang sempat mengalami kemunduran setelah pertemuan antara Kim Jong Un dengan Presiden AS Donald Trump di Hanoi, Februari lalu tidak berjalan lancar.

Namun upaya pemerintah Korsel untuk mengambil langkah nyata terhadap rencana ini terhambat keputusan Pyongyang yang kembali melakukan uji coba rudal baru-baru ini.

Kantor berita Korea Utara, KCNA, Rabu (15/5/2019) pekan lalu mengabarkan, rata-rata hujan turun di negara itu telah mengalami level terendah sejak 1982.

Dua hari sebelumnya, surat kabar pemerintah, Rodong Sinmun mengatakan curah hujan rata-rata di Korut mengalami rata-rata terendah sejak 1917.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara 'Online'

Kera Babon Pintar Ini Pakai Ponsel Pawang dan Pesan Barang secara "Online"

Internasional
Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Datang ke Aksi Protes, Seorang Pria Irak Bawa Seekor Singa

Internasional
Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Istri Siksa Perempuan Lain Pakai Mainan Seks, Pria di India Bunuh Diri

Internasional
Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai 'Anjing Gila'

Korea Utara Ejek Mantan Wapres AS Joe Biden sebagai "Anjing Gila"

Internasional
Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Bocah Jenius Berumur 9 Tahun Ini Bakal Lulus Sarjana, Sudah Berencana Ambil S3

Internasional
Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Wanita Ini Gigit Penis Pacar dan Mengancamnya Pakai Pisau

Internasional
Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Pria di India Kehilangan Sang Istri yang Jadi Bahan Taruhan Judi

Internasional
Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Minum Wine Mengandung Alkohol Industri di Pesta Pernikahan, 5 Orang Tewas

Internasional
Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Selfie di Air Terjun Thailand, Turis Perancis Terpeleset dan Tewas

Internasional
Kepalanya Dihantam 'Benda Keras', Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Kepalanya Dihantam "Benda Keras", Pria 70 Tahun di Hong Kong Tewas

Internasional
Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Momen Pilu Seorang Pria Beri Minum Koala yang Terkena Luka Bakar di Australia

Internasional
Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Teman Dekat Mantan Presiden Barack Obama Ramaikan Pertarungan Pilpres AS 2020

Internasional
Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Di Ulang Tahun ke-16, Seorang Remaja Tembaki Sekolah dan Bunuh 2 Orang di AS

Internasional
Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Rusia Diduga Telepon Pemberontak Ukraina yang Jatuhkan Pesawat Malaysia Airlines MH17

Internasional
Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Dapat Mosi Tidak Percaya, Pemerintah Kuwait Mengundurkan Diri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X