Kontrasnya Tempat Penahanan Petinggi Huawei dengan Warga Kanada di China

Kompas.com - 20/05/2019, 15:41 WIB
Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV) Chief Financial Officer (CFO) Huawei Meng Wanzhou setelah sidang jaminan di Pengadilan Tinggi British Columbia di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 11 Desember 2018. (AFP/CTV)

 TORONTO, KOMPAS.com - Chief Financial Huawei Meng Wanzhou mengeluhkan soal perlakuan yang diterimanya sebagai tahanan rumah di Vancouver, Kanada.

Petinggi Huawei itu mengklaim ruangannya sangat terbatas, bahkan ketika dalam enam bulan terakhir tinggal di rumah mewahnya.

Laporan Reuters, Senin (20/5/2019), menyebutkan rumah yang ditinggali Meng memiliki enam kamar dan bernilai jutaan dollar Kanada.

Perempuan berusia 47 tahun itu memiliki akses untuk menggunakan jasa pengacara terkemuka dan dapat bergerak relatif bebas di Vancouver meski terbatas.


Baca juga: Proses Ekstradisi Petinggi Huawei ke AS Dinilai Bermotif Politik

Komentarnya sebagai tahanan rumah tersebut kontras dengan dua warga Kanada yang ditahan di sel isolasi di China.

Meng tinggal di rumahnya yang bernilai 5,6 juta dollar Kanada atau sekitar Rp 60 miliar, setelah membayar uang jaminan sebesar 10 juta dollar Kanada atau Rp 107 miliar pada Desember 2018.

Chief Financial Officer Huawei Technologies Meng Wanzhou (kanan) menyambut kedatangan tamu usai dibebaskan dengan jaminan di rumahnya di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada Selasa (12/12/2018). (AFP/Jason Redmond) Chief Financial Officer Huawei Technologies Meng Wanzhou (kanan) menyambut kedatangan tamu usai dibebaskan dengan jaminan di rumahnya di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada Selasa (12/12/2018). (AFP/Jason Redmond)
"Meski secara fisik terbatas pada ruang yang juga terbatas selama di Vancouver, batin saya tidak pernah terasa begitu berwarna," tulisnya dalam surat di forum internal karyawan Huawei, Xinsheng Community.

Dia memuji karyawan atas keprihatinan mereka terhadap kasusnya.

"Ada karyawan yang begadang semalaman hanya untuk mengikuti kasus saya di zona waktu yang berbeda," imbuhnya.

Awal bulan ini, seorang hakim Mahkamah Agung British Columbia mengabulkan permintaan Meng untuk pindah ke rumah yang lebih besar senilai 13,3 juta atau Rp 143 miliar.

Pengacara Meng mengatakan, rumah tersebut akan siap ditinggali pada 11 Mei 2019 setelah direnovasi. Namun, belum diketahui apakah Meng sudah pindah.

Warga Kanada ditahan China

Kontras dengan Meng, pengusaha asal Kanada Michael Spavor dan mantan diplomat kanada Michael Kovrig ditangkap secara terpisah setelah penahanan Meng.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Reuters
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Ayah di Suriah yang Ajari Anaknya Tertawa Saat Dengar Ledakan Bom: Suatu Hari, Dia Akan Tahu Ini Suara Kematian

Internasional
Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Erdogan Ancam Bakal Serang Suriah, Begini Peringatan Rusia

Internasional
Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer 'Secepatnya'

Jika Suriah Tak Tarik Pasukannya, Erdogan Ancam Gelar Operasi Militer "Secepatnya"

Internasional
Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Mantan PM Australia Sebut Ada Pejabat Malaysia Yakin Pilot Malaysia Airlines MH370 Bunuh Diri

Internasional
Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Pemerintah China Sebut Tindakan AS Curigai Medianya Tak Bisa Diterima

Internasional
Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Strategi China Atasi Virus Corona Dianggap Tepat oleh WHO

Internasional
Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Tutup Perbatasan, Rusia Larang Warga China Masuk Negaranya

Internasional
WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

WHO Puji Singapura Terkait Penanganan Virus Corona

Internasional
Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Korea Selatan Konfirmasi Lonjakan Kasus Korban Infeksi Virus Corona Sebanyak 50 Persen

Internasional
WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

WNI Penderita Virus Corona di Singapura Dinyatakan Sembuh

Internasional
Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Perawat, Orangtua, dan Saudaranya Meninggal di Wuhan akibat Virus Corona

Internasional
Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Inggris Bakal Larang Pekerja yang Tak Bisa Bahasa Inggris dan Tidak Terampil

Internasional
Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Iran Sebut Trump Tidak Berani Perang, Takut Kalah Pilpres

Internasional
Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess yang Negatif Virus Corona Keluar

Internasional
AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

AS Curigai 5 Media China di Bawah Kendali Beijing

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X