Saat Warga Asing Menang Lomba Pidato soal Toleransi di Indonesia...

Kompas.com - 20/05/2019, 13:10 WIB
Salah seorang peserta Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing sedang menyampaikan pidatonya di KBRI Singapura, Sabtu (18/5/2019) Pensosbud KBRI SingapuraSalah seorang peserta Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing sedang menyampaikan pidatonya di KBRI Singapura, Sabtu (18/5/2019)

SINGAPURA, KOMPAS.com – Suasana di KBRI Singapura pada Sabtu (18/5/2019) lalu terlihat berbeda ketika belasan warga yang bukan berasal dari Indonesia berseliweran.

Sebanyak 14 orang itu ternyata sedang mengikuti kompetisi bertajuk Lomba Pidato dan Bercerita dalam Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing.

Tercatat 8 orang di antaranya mengikuti lomba pidato, sementara 6 orang lainnya mengikuti lomba bercerita.  Peserta lomba adalah mahasiswa, pengusaha, hingga pegawai pemerintah berusia 18 sampai dengan 30 tahun yang mayoritas adalah warga negara Singapura.

Tema yang diangkat kali ini mengenai toleransi. Wee Chiang dari Singapura berpidato memenangkan lomba pidato. Dia mengangkat kisah soal toleransi kehidupan sehari-hari di Singapura dan bagaimana negaranya dapat belajar toleransi dari negara lain, seperti Indonesia.

Baca juga: Kasus Cacar Monyet di Singapura, Pakar UGM Imbau Warga Indonesia Tak Khawatir

Sementara itu, pemenang lomba bercerita adalah Lam Guan Yu. Dia mengisahkan pengalaman paling berkesan yaitu belajar musik gamelan Jawa di Yogyakarta dan Solo selama beberapa bulan.

Selain belajar alat musik, Lam juga berkesempatan belajar makna toleransi dari warga Yogyakarta dan Surakarta.

Lomba ini tidaklah mudah karena masing-masing peserta harus menyiapkan materinya sendiri. Mereka diberikan waktu 7 menit untuk menyampaikan pidato atau ceritanya.

Selain itu, ada juga tiga menit sesi tanya jawab yang dilakukan dengan tim juri terdiri dari Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Singapura, Koordinator fungsi Pensosbud KBRI Singapura, dan Guru Bahasa Indonesia di Sekolah Indonesia Singapura.

Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, lomba di KBRI Singapura telah dilaksanakan sejak lima tahun terakhir. Jumlah peserta tahun ini adalah yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Lomba pidato dan bercerita merupakan program yang sangat bergengsi bagi para penutur asing untuk terus tertantang dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia serta mengenal Indonesia lebih jauh.

Para juara akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti wisata budaya di Indonesia pada 14-21 Agustus 2019. Mereka juga bakal menghadiri upacara kenegaraan dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara, Jakarta.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Gadis di Gresik Tulis Surat kepada PM Australia, Minta Hentikan Ekspor Sampah Plastik

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

[POPULER INTERNASIONAL] Mayoritas Rakyat AS Dukung Pemakzulan Trump | Astronot NASA Dikecam Pendukung Bumi Datar

Internasional
Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Trump Sebut Pemakzulan Dirinya Hoaks dan Memalukan

Internasional
Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Jelang Tahun Baru Imlek, 4 Orang di China Meninggal akibat Virus Corona

Internasional
Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Popularitas Anjlok, Mahathir Sindir Rakyat yang Kembali Dukung Najib Razak

Internasional
Berjuluk 'Profesor', Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Berjuluk "Profesor", Pemimpin Baru ISIS Ini Dihargai Rp 68 Miliar

Internasional
Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Seorang Politisi Iran Tawarkan Rp 40 Miliar bagi yang Bisa Bunuh Trump

Internasional
Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Pangeran Harry Susul Meghan Markle dan Anaknya ke Kanada

Internasional
Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Foto Bumi dari Luar Angkasa, Astronot NASA Ini Dikecam Penganut Teori Bumi Datar

Internasional
Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Iran Benarkan 2 Rudal Hantam Pesawat Ukraina

Internasional
Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Jelang Sidang Pemakzulan, Mayoritas Rakyat AS Dukung Trump Dilengserkan

Internasional
Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Ditekan AS, Korea Selatan Kirim Kapal Perang dan Tentara ke Selat Hormuz

Internasional
Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Tim Pengacara Minta Trump Dibebaskan dari Tuduhan Pemakzulan di Senat AS

Internasional
Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Gelar Baru Meghan Markle Disebut untuk Wanita yang Sudah Bercerai

Internasional
Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Pemimpin ISIS Pengganti Abu Bakr al-Baghadadi Dikenali

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X