Kompas.com - 19/05/2019, 20:51 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi undang-undang larangan aborsi yang diterapkan oleh Negara Bagian Alabama.

Diloloskan oleh Senat Alabama Selasa (14/5/2019), undang-undang anti-aborsi itu disebut merupakan yang paling keras di AS, di mana hampir melarang total pembatalan kehamilan.

Undang-undang baru ini bahkan melarang korban pemerkosaan menggugurkan kandungan dan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup untuk dokter yang membantu prosedur aborsi.

Baca juga: Terbitkan UU Anti-Aborsi Paling Keras, Alabama Terancam Diboikot

Undang-undang yang diloloskan senat yang didominasi politisi Partai Republik itu lantas dikirimkan ke Gubernur Kay Ivey untuk ditandatangani dan diundangkan.

Dilansir The Guardian Minggu (19/5/2019), undang-undang itu memberikan pengecualian jika kehamilan yang dialami seorang ibu memberikan risiko kesehatan serius.

Namun dalam kicauannya di Twitter, presiden berusia 72 tahun itu menuturkan dia berpandangan jika aborsi bisa dilaksanakan jika ada tiga kondisi khusus.

"Bagi orang yang sudah atau tertarik untuk tahu, saya adalah pendukung kehidupan. Kecuali untuk kasus pemerkosaan, inses, serta melindungi kesehatan ibu," kata Trump.

Presiden ke-45 AS itu mengatakan posisi itu membuatnya sama dengan Presiden Ronald Reagan, dan memuji sektor yudisial yang membuat peraturan itu bisa diterapkan.

"Kami telah mencapai prestasi ini dalam dua tahun dengan 105 hakim federal baru (dan masih banyak lagi), dua hakim mahkamah agung, dan sikap positif akan hak hidup," bebernya.

Trump menuturkan aborsi nantinya akan menjadi isu yang sangat sensitif saat Pemilihan Presiden (Pilpres) yang bakal berlangsung pada 2020 mendatang.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.