Ditangkap karena Ugal-ugalan, Pria Ini Mengaku Lebih Baik Dipenjara daripada Pulang ke Istrinya

Kompas.com - 19/05/2019, 09:56 WIB
Potongan rekaman video memperlihatkan pria 70 tahun bernama Leonard Olsen merentangkan tangan ketika berdiri di atap mobil yang tengah melaju kencang. Screengrab from YouTubePotongan rekaman video memperlihatkan pria 70 tahun bernama Leonard Olsen merentangkan tangan ketika berdiri di atap mobil yang tengah melaju kencang.

TALLAHASSEE, KOMPAS.com - Seorang pria di Florida, Amerika Serikat (AS) dilaporkan melontarkan alasan yang lucu ketika ditangkap polisi karena mengemudi mobil ugal-ugalan.

Leonard Olsen ditangkap pada pekan lalu setelah aksinya diketahui oleh seorang polisi yang tengah tak bertugas ketika mendapat laporan dari saksi mata.

Baca juga: Viral Video Pengendara Motor Ugal-ugalan Bawa Senjata Tajam, Ini Kata Polisi

Diwartakan Oddity Central Sabtu (18/5/2019), saksi yang mengetahui dan merekam aksinya mengatakan Olsen berdiri sambil merentangkan tangan di atap mobil yang sedang melaju.


Berbekal keterangan itu, polisi yang bertugas kemudian menghentikannya. Awalnya, kakek berusia 70 tahun itu mengelak dan mengaku dia "tidak mengetahuinya".

Namun setelah dikonfrontasi dengan keterangan saksi, bahkan terdapat bukti rekaman dari si saksi, Olsen pun mengakui serta membeberkan alasannya ugal-ugalan.

Polisi menuturkan, Olsen mengaku dia ingin menyerahkan diri daripada pulang ke rumah dengan istri. "Tuan Olsen bertanya apakah dia bisa langsung menyerahkan diri," ujar salah satu polisi.

Dalam laporan penyelidikan, polisi lalu lintas menjelaskan ketika mereka bertanya mengapa dia ingin ditangkap, Olsen menjawab si istri memperlakukannya dengan buruk.

" Istri saya memperlakukan saya seperti pelayan. Saya benar-benar tidak tahan lagi dengan kelakuannya," kata Olsen seperti diungkapkan polisi dalam laporannya.

"Keinginan" Olsen pun terkabul. Dia harus mendekam di penjara dan mendapat tuduhan melakukan perbuatan melanggar hukum dengan mengemudi ugal-ugalan.

Setelah ditunjukkan video dia berdiri di tengah kecepatan tinggi, Olsen berkilah mobilnya mempunyai piranti yang bisa mengemudi sendiri, dan berkata itu bentuk pujian kepada Tuhan walau semenit.

Ini bukan kali pertama seseorang ditangkap demi menghindari istrinya. Pada 2016, pria bernama Lawrence John Ripple memutuskan merampok bank.

Setelah itu, dengan tenang dia menunggu polisi dan langsung menyerahkan diri karena dia lebih memilih dipenjara daripada kembali pulang.

Baca juga: Pria India Pukuli Istrinya yang Pilih Partai Berkuasa dalam Pemilu

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X