Tunangan Khashoggi Siap untuk Bertemu dengan Trump

Kompas.com - 18/05/2019, 10:11 WIB
Tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz. AFP / CHIP SOMODEVILLATunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Tunangan Jamal Khashoggi, jurnalis Arab Saudi yang tewas dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul awal Oktober tahun lalu, mengatakan ingin bertemu dengan Presiden AS Donald Trump.

Hatice Cengiz mengatakan, Trump sempat mengundangnya ke Gedung Putih, tak lama setelah tunangannya dibunuh di Turki, tetapi dia menolak undangan itu.

Dia tidak percaya jika Presiden AS benar-benar berinvestasi dalam menyelidiki kematian tunangannya. Demikian ujarnya kepada media Turki saat itu.

Kini, setelah tujuh bulan berlalu dan Hatice merasa tidak ada perkembangan berarti dalam kasus pembunuhan Khashoggi, Hatice memutuskan ingin bertatap muka dengan sang presiden.

"Kabar pemberitahuan ini sudah dikirimkan ke Gedung Putih, yang menyatakan bahwa saya menerima undangan dari presiden," kata Hatice kepada CNN, Kamis (16/5/2019).

Baca juga: Tunangan Khashoggi: Dunia Masih Belum Melakukan Apa-apa

"Tetapi sebelum saya bisa pergi mengunjunginya, Presiden Trump perlu memperbarui undangannya. Saya ingin bertemu dengannya. Saya ingin memberi tahu dia seperti apa hubungan saya dengan Jamal (Khashoggi) pada saat itu," ujarnya.

Hatice saat ini berada di Washington DC untuk menyampaikan kesaksian di hadapan subkomite Kongres.

Sebelumnya diberitakan, Hatice menilai belum ada tindakan serius yang dilakukan terhadap kasus pembunuhan tunangannya.

Hatice merasa belum ada menghadapi konsekuensi serius atas pembunuhan Khashoggi, yang jenazahnya tidak ditemukan hingga kini.

"Saya tidak bisa memahami, dunia masih belum melakukan apa pun tentang kasus ini," katanya kepada subkomite Luar Negeri DPR AS, seperti diwartakan Reuters.

Kesaksian emosionalnya dilontarkan pada audiensi tentang kebebasan pers internasional dan bahaya tentang peliputan hak asasi manusia.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Jika Jadi Presiden, Bernie Sanders Akan Temui Kim Jong Un dan Musuh AS Lainnya

Internasional
Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Austria dan Perancis Jaga Jarak dengan Italia agar Tak Tertular Virus Corona

Internasional
Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Di India, Trump Yakin Bakal Disambut Jutaan Orang

Internasional
Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Kru Diamond Princess asal Indonesia Tidak Mau Dijemput Pakai Kapal

Internasional
Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Mahathir Mundur, Istri Anwar Ibrahim Berpeluang Jadi PM Perempuan Malaysia Pertama

Internasional
Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Pria Ini Lahap Menyantap Burger McDonald's yang Dikubur Selama Setahun

Internasional
Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Penumpang Diamond Princess Positif Virus Corona Saat Keluar, Metode Karantina Jepang Dipertanyakan

Internasional
Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China

Internasional
Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Korban Meninggal Virus Corona di China Per 24 Februari 2020 Capai 2.592

Internasional
Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Angka Infeksi Virus Corona Capai Lebih Dari 100 Orang, 10 Ribu Warga Italia Dikarantina

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

[POPULER INTERNASIONAL] Korban Bully Quaden Bayles Dikabarkan Berusia 18 Tahun | Menikah Massal di Tengah Virus Corona

Internasional
Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Ambisi Gantikan Mahathir Jadi PM Malaysia Kandas, Anwar Ibrahim Kaget Dikhianati

Internasional
Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Singkirkan Anwar Ibrahim, Mahathir Akan Umumkan Koalisi Pemerintahan Baru?

Internasional
Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Wabah Virus Corona, Turki dan Pakistan Tutup Pintu Perbatasan dengan Iran

Internasional
Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Presiden Xi Jinping: Virus Corona adalah Darurat Kesehatan Terbesar China

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X