Kompas.com - 17/05/2019, 21:20 WIB
Perdana Menteri India Narendra Modi. (Facebook/Humans of Bombay) Perdana Menteri India Narendra Modi. (Facebook/Humans of Bombay)

NEW DELHI, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya sejak menjabat, Perdana Menteri India Narendra Modi justru membuat wartawan yang hadir kecewa.

Hal tersebut lantaran perdana menteri memutuskan untuk tidak menjawab satu pertanyaan pun yang diajukan oleh para awak media.

Dalam sebuah acara di New Delhi, pada Jumat (17/5/2019), dua hari menjelang berakhirnya masa pemungutan suara dalam pemilu India, Modi membuat pernyataan secara langsung kepada media.

Namun setelah sesi pertanyaan dari wartawan, perdana menteri justru mengalihkan presiden partainya untuk menjawab pertanyaan yang diajukan.

Baca juga: Dirilis Jelang Pemungutan Suara, Film Biografi PM India Dikritik

"Saya adalah seorang prajurit yang disiplin, presiden partai adalah yang tertinggi," kata Modi menanggapi pertanyaan yang diajukan wartawan kepadanya.

"Saya telah menjawab pertanyaan Anda. Perdana menteri tidak perlu kembali menjawab setiap pertanyaan," ujar Amit Shah, presiden dari Partai Bharatiya Janata (BJP), mendukung pernyataan PM Modi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir AFP, Narendra Modi, yang berusia 68 tahun, memang terkenal jarang berinteraksi langsung dengan media dan tidak pernah memberi konferensi pers semenjak resmi menjabat sebagai perdana menteri pada 2014.

Para kritikus mengatakan, PM Modi selalu mengetahui lebih dulu apa yang akan ditanyakan dalam wawancara televisi dan bahwa pertanyaan yang diajukan selalu mudah dijawab.

Akan tetapi beberapa waktu lalu, jawaban PM Modi dalam sebuah wawancara televisi justru memicu olok-olok di media sosial.

Dalam wawancara tersebut, PM Modi menerangkan tentang teknologi radar, email, dan kamera digital.

PM Modi mengatakan bahwa teknologi radar dapat terganggu saat banyak awan dan hujan. Dia juga mengklaim telah memiliki email dan menggunakan kamera digital pada tahun 1987.

Baca juga: Sebut Punya Email sejak 1987, Perdana Menteri India Jadi Olok-olok Netizen

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.