Hampir 500 Anak Terkena HIV/AIDS, Dokter di Pakistan Ditangkap

Kompas.com - 17/05/2019, 18:34 WIB
Rehmana Bibi mencium putranya, Ali Raza, yang positif terjangkit HIV. Raza merupakan satu dari lebih dari 400 anak di Pakistan yang terkena HIV.Associated Press/Fareed Khan via LA Times Rehmana Bibi mencium putranya, Ali Raza, yang positif terjangkit HIV. Raza merupakan satu dari lebih dari 400 anak di Pakistan yang terkena HIV.

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Rehmana Bibi mengira hanya sakit biasa ketika sang anak, Ali Raza, terkena demam di rumah mereka di kawasan Larkana, selatan Pakistan.

Bibi pun membawa putranya yang berusia 10 tahun itu ke klinik dekat rumah mereka, di mana dokter memberi obat penurun panas dan memberitahukannya untuk tak khawatir.

Namun dikutip AP via LA Times Kamis (16/5/2019), Bibi mulai khawatir ketika mendengar di desa tetangga terdapat sejumlah anak yang menderita demam sama seperti Raza.

Baca juga: 5 Fakta Ancaman HIV/AIDS di Grobogan, 1.153 Orang Positif hingga Seorang Dokter Terjangkit

Bibi pantas untuk merasa khawatir. Sebab, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap anak-anak yang terkena demam itu, ternyata mereka terjangkit HIV.

Penasaran, Bibi pun lansgsung membawa anaknya ke rumah sakit, di mana hatinya langsung mencelos ketika pemeriksaan laboratorium menunjukkan Raza terkena HIV.

"Kami benar-benar terpukul ketika mendengar bahwa anak saya terkena HIV," ujar Bibi sedih. Hatinya koyak seketika ketika mendengar buah hatinya terpapar virus.

Dia kemudian meminta seluruh anggota keluarganya untuk menjalani tes untuk mengetahui jika ada yang menjangkiti Raza. Namun, Raza menjadi satu-satunya korban.

Dilansir The Guardian, seorang dokter kemudian ditangkap setelah diketahui ada 437 anak dan 100 orang dewasa terjangkit virus yang bisa membawa kepada AIDS itu.

Otoritas menjelaskan kasus yang terjadi di Larkana itu dimulai setelah dokter bernama Muzaffar Ghangharo yang mempunyai AIDS menjangkiti pasiennya pada awal April.

Dia ditangkap pada Mei ini dan penyelidik kini berusaha untuk mengorek keterangan dari Ghangharo apakah dia memang sengaja memasukkan HIV ke tubuh pasien.

Kepala pencegahan AIDS di Provinsi Sindh, Sikandar Memon, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemindaian terhadap 16.000 dengan hasil 437 anak dan 100 orang dewasa terkena HIV.

Bibi mengungkapkan dia tidak bisa tidur ketika mengetahui Raza terkena HIV. Dia berharap putranya itu bisa sehat dan pulih seperti sedia kala.

Di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan Pakistan telah mendaftarkan lebih dari 23.000 kasus HIV. Kementerian menyatakan HIV biasanya tersebar melalui jarum suntik yang tak steril.

Baca juga: Di Grobogan , 77 Anak-anak Mengidap HIV/AIDS

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Gedung Putih Tegaskan Turki Akan Dikeluarkan dari Program F-35

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

[POPULER INTERNASIONAL] Motif Pembunuhan Selebgram Bianca Devins | Mantan Raja Malaysia Diisukan Bercerai

Internasional
Gembong Narkoba Meksiko 'El Chapo' Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Gembong Narkoba Meksiko "El Chapo" Dijatuhi Penjara Seumur Hidup

Internasional
Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Rudal yang Disita Polisi Italia dari Kelompok Neo-Nazi Dijual Qatar pada 1994

Internasional
LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

LSM Israel Ajukan Petisi Jual Kapal Tanker Iran yang Disita untuk Kompensasi Korban Hamas

Internasional
Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Laporkan Remaja yang Berciuman di Taman ke Polisi, Anggota Parlemen Bangladesh Dikecam

Internasional
Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Taliban Tutup Puluhan Fasilitas Kesehatan di Afghanistan

Internasional
Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Kamboja Bakal Pulangkan 1.600 Ton Sampah Plastik ke AS dan Kanada

Internasional
Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Dicekoki Alkohol oleh Kakeknya, Bayi Berusia 1 Bulan Tewas

Internasional
Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Kisah Nor Diana, Remaja Putri asal Malaysia di Dunia Gulat Profesional

Internasional
Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Gadis Ini Pakai Toga Wisuda di Pemakaman Sang Ibu

Internasional
Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Mantan Raja Malaysia Diisukan Ceraikan Eks Ratu Kecantikan Rusia

Internasional
Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Duterte: Saya Tidak Akan Diadili oleh Pengadilan Internasional

Internasional
Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Terlambat Naik Kereta Cepat, Penumpang Wanita Ini Lakukan Aksi Berbahaya

Internasional
Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Terungkap, Inilah Alasan Mengapa Selebgram Bianca Devins Dibunuh

Internasional
Close Ads X